Korban Bencana Tanah Longsor di Jawa Barat, Salah Satunya Ada Prajurit AL Asal Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo. SP/MUHAJIRIN
Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Korban bencana tanah longsor di  Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat yang mencapai puluhan orang, satu diantaranya adalah terdapat warga Lamongan, yang bertugas sebagai Marinir TNI Angkatan Laut yang saat itu tengah melaksanakan latihan tempur di sekitar lokasi kejadian.

Dari 23 personil Marinir TNI AL, 4 diantaranya  telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, sekitar 19 personel lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Salah satu korban longsor diketahui merupakan warga Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan, sembari menunggu rilis resmi dari pihak TNI maupun tim Disaster Victim Identification (DVI). 

“Iya benar. Kami Kodim Lamongan turut berduka cita atas kejadian tersebut. Saat ini proses pencarian masih terus berlangsung,” ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, Rabu, (28/1/2026)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah longsor besar ini terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut dalam waktu cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan tanah di lereng bukit menjadi labil, hingga akhirnya longsor dan menyapu area permukiman serta lokasi latihan di lereng bukit.

Sebelum kejadian, para personel Marinir dibagi ke dalam dua kelompok dan masing-masing telah menerima titik koordinat lokasi latihan. Mereka berangkat menuju lokasi pada Jumat malam dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB.

Namun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, longsor tiba-tiba terjadi di kawasan latihan. Sejak saat itu, komunikasi dengan para personel terputus dan mereka tidak dapat dihubungi. "Dan para korban bencana, saya yakin almarhum meninggal dengan syahid," ujarnya.

Hingga kini, upaya pencarian dan evakuasi terus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi medan yang berat serta potensi longsor susulan. Doa dan harapan mengalir dari berbagai pihak agar seluruh korban segera ditemukan dan proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar. jir

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…