Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Momen Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, saat meninjau dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Bekasi.
Momen Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, saat meninjau dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Bekasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan lokasi di sejumlah perumahan penduduk dan area persawahan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Wilayah ini terendam banjir usai diguyur hujan deras. Ketinggian air ada yang mencapai 70 centimeter.

"Awalnya 179 titik di 15 kecamatan, sekarang sudah berkurang. Yang masih ada banjir di 9 kecamatan," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni, saat dihubungi Kamis (29/1/2026).

Sumarni mengatakan banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi. Selain itu, debit air di Kali CBL yang meluap juga menjadi salah satu faktor penyebab banjir.

"Ada peran serta penyebabnya selain curah hujan tinggi, beberapa perumahan berada di lokasi lokasi dekat kantong air, buruknya drainase, sampah, eceng gondok, banyak bangli di lokasi drainase air," jelasnya.

Polisi turun mengevakuasi korban banjir di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026).  

Polres Metro Bekasi viral beberapa foto kegiatan Polwan Sumarni yang buka dapur umum .

Ia  mencatat ribuan warga mengungsi akibat banjir tersebut. Pihak kepolisian menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi para warga yang terdampak banjir.

Selain itu, pihak kepolisian dari Direktorat Samapta dan Brimob Polda Metro Jaya juga mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makan para warga terdampak banjir. Polisi juga membagikan sejumlah bantuan perlengkapan darurat, seperti tikar, selimut, perlengkapan mandi, popok bayi hingga sembako ke 15 kecamatan yang terdampak.

 

Prestasi Kombes Sumarni 

Sumarni diketahui mengikuti Sekolah Bintara Pendidikan Khusus Polisi Wanita (Seba PK Polwan) angkatan 20 tahun 1997. Ia kemudian lulus dari program D3 PTIK tahun 2001.

Sumarni yang merupakan istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu ini lalu mengikuti program pendidikan S1 di PTIK tahun 2007-2008.

Selama berkarir di Korps Bhayangkara, Sumarni tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan strategis. Di tahun 2012, Sumarni pernah menjabat Kanitsubdit 3 di Bareskrim Polri.

Sumarni tercatat memiliki pengalaman di bidang pengungkapan kasus korupsi. Ia diketahui pernah bertugas di KPK selama empat tahun.

Kemudian, pada tahun 2020, Sumarni dipercaya menjabat sebagai Kapolres Sukabumi Kota. Setahun berselang, ia didapuk menduduki jabatan sebagai Kapolres Subang.

Pada tahun 2023, Sumarni dimutasi menjadi Wakapolres Metro Bekasi Kota. Satu tahun setelahnya atau pada 2024, Sumarni ditunjuk sebagai Kapolresta Cirebon.

Kini, Sumarni kembali ke wilayah Bekasi dan dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Kapolres Metro Bekasi. n jk/bk/rmc

Berita Terbaru

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…