Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Balai Kota Madiun.
Balai Kota Madiun.

i

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) di Kota Madiun belum berhenti pada rangkaian penggeledahan.

Penyidik akan melangkah ke tahap krusial berikutnya: pemeriksaan para saksi untuk menguliti alur perkara secara menyeluruh.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pemeriksaan saksi menjadi agenda lanjutan setelah penyidik merampungkan penggeledahan di sejumlah titik strategis.

“Pasca penggeledahan, penyidik tentu akan menjadwalkan pemeriksaan saksi untuk kebutuhan pengumpulan dan penguatan alat bukti, termasuk mengonfirmasi barang-barang yang telah disita,” ujar Budi, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, keterangan saksi dibutuhkan untuk mengurai secara rinci konstruksi perkara, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan proyek, hingga dugaan aliran dan penerimaan keuntungan yang kini menjadi fokus pendalaman KPK.

Di saat bersamaan, KPK juga masih mengkaji seluruh barang bukti yang telah diamankan. Barang bukti tersebut meliputi dokumen, uang tunai ratusan juta rupiah, perangkat elektronik, hingga kendaraan bermotor yang diduga berkaitan langsung dengan perkara.

Sebelumnya, KPK menggeledah Balai Kota Madiun selama lebih dari tujuh jam pada Kamis (29/1/2026). Penyidik menyisir sejumlah ruang inti pemerintahan, antara lain ruang kerja Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Bagian Umum, ruang asisten, hingga staf ahli. Dari penggeledahan itu, penyidik membawa keluar lima koper berwarna gelap yang diduga berisi barang bukti penting.

Perkara ini menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta pihak swasta Rochim Ruhdiyanto.
Penggeledahan tidak hanya berhenti di Balai Kota. 

KPK juga mendatangi rumah pribadi Maidi dan Thariq Megah, Kantor DPMPTSP Kota Madiun, Kantor Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga sejumlah lokasi lain, termasuk sebuah ruko dan rumah milik salah satu aparatur sipil negara (ASN).

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai dokumen, uang tunai dalam jumlah signifikan, barang bukti elektronik, serta dua unit mobil mewah, masing-masing Mitsubishi Pajero dan Mercedes-Benz.

Terkait lokasi pemeriksaan saksi, KPK belum memastikan apakah akan dilakukan di Madiun atau di Jakarta. Namun KPK menegaskan, penyidikan masih terus berkembang dan terbuka kemungkinan penetapan tersangka baru seiring pendalaman alat bukti dan keterangan para saksi. (man)

Tag :

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…