Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kesehatan hewan melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi di Kabupaten Tulungagung. SP/ TLG
Petugas kesehatan hewan melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi di Kabupaten Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus baru penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi yang dipicu karena kondisi cuaca yang tidak menentu dengan curah hujan tinggi dan kelembapan meningkat, sehingga rentan terjangkit penyakit.

"Sejak pertengahan Januari 2026 kami menerima laporan adanya 59 kasus PMK pada sapi potong. Hingga saat ini belum ada laporan ternak mati akibat PMK," ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakeswan Tulungagung Tutus Sumaryani, Rabu (04/02/2026).

Diketahui, berdasarkan hasil pemetaan, mayoritas temuan kasus berada di Kecamatan Ngantru dan Rejotangan. Wilayah tersebut menjadi temuan terbanyak umumnya berada di kawasan perbatasan antarwilayah.

Pihaknya megungkapkan jika kemunculan kembali PMK diduga dipicu masuknya ternak baru dari luar daerah yang membawa virus PMK dan menularkannya ke ternak lokal. Bahkan saat ini, beberapa ternak yang terpapar diduga belum mendapatkan vaksinasi PMK.

Meski demikian, ia menyebut sejumlah ternak yang telah divaksin tetap bisa terpapar, namun proses pemulihannya relatif lebih cepat dibandingkan ternak yang belum divaksin.
Sebagai langkah penanganan, Disnakeswan Tulungagung kembali menggencarkan vaksinasi PMK serta melakukan desinfeksi di Pasar Hewan Terpadu. Selain itu juga melakukan pengawasan lalu lintas ternak di pasar hewan juga diperketat untuk mencegah masuknya ternak sakit karena status PMK saat ini telah ditetapkan sebagai penyakit endemis secara nasional.

"PMK sudah berstatus endemis sehingga tidak menjadi dasar penutupan lalu lintas ternak," pungkasnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…