Perkuat Status Green Card UNESCO, Pemkab Banyuwangi Siapkan Proses Revalidasi Geopark Ijen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pertemuan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Ketua Tim Kerja Geopark Kementerian ESDM Aries Kusworo bahas persiapan proses revalidasi Geopark Ijen di Banyuwangi. SP/ BYW
Pertemuan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Ketua Tim Kerja Geopark Kementerian ESDM Aries Kusworo bahas persiapan proses revalidasi Geopark Ijen di Banyuwangi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama Ketua Tim Kerja Geopark Kementerian ESDM Aries Kusworo membahas persiapan proses revalidasi Geopark Ijen sebagai bagian UNESCO Global Geopark (UGG) untuk kesiapan revalidasi yang diperkirakan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026 sekaligus sebagai langkah konkret memperkuat kolaborasi untuk meraih kembali status Green Card UNESCO bagi Geopark Ijen.

Diketahui, untuk pembaruan tahun 2026 merupakan evaluasi pertama setelah penetapan resmi Geopark Ijen sebagai jaringan geopark UNESCO pada 2023, dan proses revalidasi adalah evaluasi menyeluruh yang wajib dijalani setiap empat tahun untuk memastikan standar internasional tetap terpenuhi.

Hasil evaluasi menentukan status Green Card (dipertahankan), Yellow Card (perbaikan dua tahun), atau Red Card (dicabut). Revalidasi tersebut merupakan yang pertama, sehingga perlu persiapan karena yang dinilai adalah kemajuan yang sudah dicapai. Selain itu, beberapa rekomendasi yang diberikan UNESCO sudah dipenuhi secara bertahap, selain juga aktif bekerjasama dengan UGG yang lain, dan itu menjadi poin tersendiri di penilaian UNESCO.

"Saya berharap seluruh pemangku kepentingan Geopark Ijen bisa mempersiapkan ini dengan baik saat asesor melakukan penilaian, dan kami ke sini untuk membahas kesiapan dan melihat langsung progresnya," kata Aries saat bertemu Bupati Ipuk, Kamis (12/02/2026).

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, pertemuan itu sebagai langkah konkret memperkuat kolaborasi untuk meraih kembali status Green Card UNESCO bagi Geopark Ijen. Hal itu karena status Green Card bukan sekadar label, akan tetapi jembatan menuju masa depan yang cerah bagi masyarakat di sekitar Geopark Ijen, yang nantinya akan berdampak positif.

"Saya berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama, komitmen kuat dan rencana aksi yang terpadu untuk meraih Green Card pada revalidasi ini. Sehingga, dengan semangat gotong royong, dedikasi dan komitmen yang kuat dari kita semua dapat menjalankan rekomendasi dari asesor UGG," ujar Ipuk. by-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…