SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti kebijakan Sekolah Rakyat, saat ini progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) berstandar internasional di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, terus dikebut dan ditargetkan rampung pada bulan ini (Juni 2026).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandan saat meninjau langsung perkembangan pembangunan sekolah tersebut. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh para siswa. Dan saat ini, proyek yang menjadi bagian dari program Presiden Prabowo Subianto itu kini telah mencapai progres sekitar 75 persen.
"Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan untuk anak-anak," kata Ipuk, Selasa (09/06/2026).
Dan untuk sementara, program Sekolah Rakyat di Banyuwangi akan memanfaatkan dua lokasi, yakni Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar dan dibangun di atas lahan seluas 7 hektare milik Pemkab Banyuwangi. Pembangunannya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep sekolah modern berstandar internasional.
Kawasan pendidikan tersebut akan melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa. Berbagai fasilitas penunjang juga disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar. Dengan fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah SD, SMP, dan SMA masing-masing dua lantai, asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan, serta rumah tinggal guru.
Menurutnya, total ruang belajar yang dibangun mencapai 38 rombongan belajar, terdiri atas 18 rombel SD, sembilan rombel SMP, dan 9 rombel SMA. "Sampai hari ini progresnya sudah 77 persen. Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang sekarang untuk masing-masing pekerjaan ini kurang lebih progresnya di 75 sampai 80 persen. Target kami bulan ini selesai," pungkas Johan. by-01/dsy
Editor : Redaksi