SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mobil balap kenamaan McLaren akhirnya memastikan bahwa mobil super LMDh yang telah lama dinantikan akan benar-benar turun ke lintasan balap. Konsepnya mirip dengan Aston Martin Valkyrie LH, yakni menghadirkan pengalaman berkendara layaknya mobil balap sungguhan bagi pengemudi non-profesional, bukan sekedar mobil trek yang tampil menarik secara visual.
Sehingga, pabrikan asal Inggris tersebut menyiapkan versi khusus untuk pelanggan, meski tanpa perangkat keras hybrid seperti yang digunakan pada mobil balapnya dengan menghilangkan sistem elektrifikasi yang dipakai di ajang balap dan tetap mengandalkan mesin pembakaran murni. Meski demikian, McLaren juga melakukan sejumlah penyesuaian pada versi pelanggan.
Diketahui sebelumnya, pada pertengahan 2025, McLaren mengkonfirmasi rencana memproduksi versi pelanggan dari mobil balap Hypercar mereka dalam jumlah terbatas dengan nama Project: Endurance. Performa yang ditawarkan diperkirakan melampaui McLaren Senna, bahkan lebih ekstrem dibanding Solus GT yang selama ini menjadi mobil trek paling radikal dari merek tersebut. Mobil balapnya sendiri memakai mesin V6 twin-turbo yang dipadukan motor listrik dengan total tenaga 671 hp agar sesuai regulasi Balance of Performance. Sementara itu, model pelanggan akan menggunakan mesin V6 twin-turbo 2,9 liter tanpa bantuan listrik.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 720 hp. Angka ini memang masih lebih rendah dari Solus GT yang mengusung mesin V10 5,2 liter bertenaga 829 hp, namun di lintasan tertutup performanya diyakini tetap sangat mengesankan. Sedangkan terkait jumlah produksi, McLaren masih merahasiakannya. Besar kemungkinan mobil ini hanya akan dibuat dalam jumlah sangat terbatas dan diberikan kepada pembeli yang dianggap tepat.
Pengujian untuk mobil balap ketahanan maupun versi non-hibrida bagi pelanggan sudah dimulai tahun ini, dengan pengiriman pertama dijadwalkan pada akhir 2027. Berbeda dari proyek mobil trek McLaren sebelumnya, model ini dikembangkan bersamaan dengan program balap di Le Mans. Nantinya, para pemilik juga akan mengikuti program lintasan global selama dua tahun serta mendapatkan dukungan langsung dari para insinyur McLaren dan pembalap profesional. jk-02/dsy
Editor : Redaksi