SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Wisata alam Jolotundo Glamping & Edu Park di lereng Gunung Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, dapat menjadi pilihan favorit untuk berwisata, lantaran selama bulan Ramadhan ini kawasan ini ramai didatangi pengunjung yang ingin berbuka puasa sambil menikmati panorama alam.
Pasalnya, setiap memasuki musim liburan, termasuk menjelang Lebaran tahun ini, kawasan wisata tersebut selalu dipadati pengunjung. Untuk jumlah kepadatan kendaraan kerap terjadi di sepanjang jalur menuju lokasi wisata yang berada di lereng Gunung Wilis tersebut, Minggu (15/03/2026).
Selain itu, yang membuat destinasi wisata ini semakin menarik karena udara yang sejuk serta lanskap hutan pinus dan aliran sungai alami menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Tak hanya itu, di Jolotundo tersedia berbagai spot estetik yang kerap menjadi incaran pengunjung untuk berfoto.
Mulai dari jembatan gantung di atas sungai alami, area cafe bernuansa alam, hingga panorama hutan pinus yang asri. Sehingga, pengunjung juga dapat mencoba sejumlah wahana seperti berkuda, kendaraan ATV, hingga menikmati paket menginap di glamping yang berada di tengah alam.
Menariknya, pihak pengelola tidak memberlakukan tiket masuk bagi wisatawan. Pengunjung hanya membayar biaya parkir. Sepeda motor Rp 5 ribu, mobil Rp 10 ribu, sedangkan Elf dan bus Rp 15 ribu. Setelah itu pengunjung bebas menikmati kawasan wisata hingga malam hari.
Namun, wisatawan baru dikenakan biaya ketika membeli makanan dan minuman di kafe atau menggunakan wahana yang tersedia. Bahkan, para pengunjung yang datang tidak hanya dari wilayah Nganjuk dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai kota besar seperti Surabaya hingga Jakarta.
Bahkan, destinasi ini juga sudah menarik perhatian wisatawan mancanegara dari Inggris, Swedia, Jepang, hingga Cina. Sehingga, tak heran selain warga lokal, tempat wisata tersebut juga menjadi jujugan para pemudik yang pulang kampung saat libur Lebaran. ng-01/dsy
Editor : Redaksi