Progres Sekolah Rakyat Madiun Capai 18 Persen, Wamen PU Dorong Percepatan demi Target Juli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026).
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026).

i

‎
‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026).
‎
 Dalam kunjungannya, ia menegaskan proyek tersebut harus dipercepat agar bisa selesai tepat waktu sebelum tahun ajaran baru dimulai pada Juli mendatang.
‎Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan SR di Kabupaten Madiun saat ini telah mencapai 18 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding progres rata-rata paket SR Jatim 2 yang berada di angka 14 persen.
‎
‎“Kalau dilihat dari rencana, deviasinya positif sekitar 2 persen. Artinya masih di atas target, tapi tetap harus dipercepat agar tidak ada keterlambatan di akhir,” ujar Diana kepada awak media, Rabu(1/4/2026).
‎
‎Ia menekankan, proyek Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang harus selesai sesuai jadwal. 
‎
‎“Target kita bulan Juni sudah selesai, karena Juli sudah ada penerimaan siswa. Jadi kualitas tetap nomor satu, estetika diperhatikan, dan keberlanjutan lingkungan juga harus dijaga,” tegasnya.
‎
‎Diana juga meminta penyedia jasa untuk mengantisipasi potensi hambatan, mulai dari ketersediaan material hingga tenaga kerja. Saat ini jumlah pekerja tercatat sekitar 300 orang, dan ditargetkan meningkat signifikan dalam waktu dekat.
‎
‎
‎"Mungkin 700 sampai 800 orang untuk mempercepat penyelesaian "jelasnya 
‎

‎Selain itu, ia mendorong dukungan pemerintah daerah, termasuk dalam penyediaan tenaga kerja serta penerapan kearifan lokal, seperti penggunaan tanaman endemik dan material lokal.
‎
‎Sementara itu, Project Manager Sekolah Rakyat Jatim 2, Dwi Handoko, mengakui pada awal proyek sempat terdapat kendala terkait pembebasan lahan. Pasalnya, lokasi pembangunan merupakan area persawahan yang sempat diklaim oleh warga.
‎
‎“Proses itu sempat memakan waktu hampir satu bulan. Tapi sekarang sudah clear, sekitar 5.800 meter persegi lahan sudah tuntas,” ungkapnya.
‎
‎Ia memastikan seluruh kebutuhan material utama telah diamankan dan progres pekerjaan saat ini fokus pada tahap struktur bangunan, meliputi gedung sekolah SD, SMP, SMA, gedung serbaguna, hingga asrama siswa dan rumah susun guru.
‎
‎Meski secara kontrak proyek seharusnya selesai Agustus 2026, pihaknya berkomitmen mempercepat penyelesaian sesuai arahan pemerintah pusat.
‎
‎“Kita push agar Juni selesai. Strateginya dengan penambahan tenaga kerja dan pengerjaan simultan di beberapa titik,” jelas Dwi.
‎
‎Terkait penggunaan material, proyek ini juga mulai menyesuaikan arahan pemerintah pusat untuk menggunakan genteng tanah sebagai bagian dari pemberdayaan UMKM lokal. Namun, keterbatasan produksi membuat tidak seluruh kebutuhan dapat dipenuhi dari lokal.
‎
‎“Kebutuhan genteng di satu lokasi saja sekitar 300 ribu pieces. Sementara produksi lokal per bulan hanya sekitar 27 ribu, jadi tetap perlu suplai dari luar,” tambahnya.
‎
‎Dengan percepatan yang dilakukan, pemerintah optimistis pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun dapat selesai tepat waktu dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru mendatang.

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…