Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun , Agus Purwo Widagdo.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun , Agus Purwo Widagdo.

i

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pemindahan baru dilakukan setelah fasilitas pendukung di lokasi baru siap, di tengah sorotan kondisi kebersihan yang memprihatinkan.
‎
‎Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun , Agus Purwo Widagdo menjelaskan bahwa penataan difokuskan pada peningkatan ketertiban dan kebersihan lingkungan. Ia menyebut, sebelumnya kondisi selokan di sekitar alun-alun sangat kotor hingga menghambat aliran air.
‎
‎“Saluran air di sekitar alun-alun itu kotor sekali, bahkan sampai tidak mengalir. Ini yang menjadi latar belakang penataan PKL,” ujarnya, Rabu(1/4/2026).
‎
‎Sebagai solusi, Pemkot berencana menggeser lokasi PKL ke area paving di sisi selatan alun-alun, tepatnya di depan Masjid Agung. Penempatan ini diharapkan dapat memudahkan pengelolaan sampah secara terpusat dengan dukungan dari dinas terkait seperti Dinas Perkim dan Dinas Lingkungan Hidup.
‎
‎Meski demikian, Agus purwo mengaku bahwa relokasi tidak dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, Pemkot Madiun masih menyiapkan fasilitas pendukung seperti saluran limbah dan jaringan listrik di lokasi baru.
‎
‎“Relokasi tidak serta-merta dilakukan sekarang. Kita menunggu kesiapan sarana prasarana terlebih dahulu,” jelasnya.
‎
‎Ia juga memastikan bahwa sebelum rencana penataan dilakukan, pihaknya telah berkomunikasi dengan para pedagang melalui forum diskusi. Pemkot, tetap mempertimbangkan dampak ekonomi bagi para PKL.
‎
‎“Kita ingin penataan ini adil. Nanti ukuran lapak akan diseragamkan agar tidak ada yang terlalu besar atau kecil,” tambahnya.
‎
‎Lebih lanjut, Agus Purwo menekankan bahwa kebijakan ini pada dasarnya merupakan bentuk peringatan atau “warning” bagi para pedagang agar lebih menjaga kebersihan. Jika para PKL mampu menjaga ketertiban dan tidak membuang sampah sembarangan, maka penataan ulang bisa dievaluasi kembali.
‎
‎“Kalau pedagang bisa komit menjaga kebersihan, tidak masalah tetap di lokasi sekarang. Tapi kalau tidak, ya akan kita pindahkan,” tegasnya.
‎
‎Selain itu, Pemkot juga akan memperketat aturan terkait aktivitas di alun-alun, termasuk kewajiban pedagang untuk tidak meninggalkan rombong dagangan dan memastikan area sudah bersih pada pagi hari.mdn
‎

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…