Lewat Demplot Varietas Ronggojalu, Diperta Probolinggo Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah hingga 30 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Panen di demplot bawang merah di lahan Poktan Makmur III, Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Panen di demplot bawang merah di lahan Poktan Makmur III, Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) setempat saat ini tengah berupaya meningkatkan produktivitas bawang merah di wilayah setempat saat cuaca ekstrem dengan mendongkrak produktivitas bawang merah tersebut dilakukan dengan menggunakan varietas Biru Batu (Ronggojalu) pada demplot seluas 0,2 hektare.

"Hasilnya, produktivitas meningkat dari sebelumnya 1 ton menjadi 1,3 ton atau naik sekitar 30 persen," ujar Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo Faiq El Himmahc, Minggu (05/04/2026).

Sementara itu, imbas penerapan pemupukan berimbang serta pendampingan intensif kepada petani, turut mempengaruhi tingkat kenaikan produktivitas sekitar 30 persen tersebut.

Faiq menjelaskan, demplot bawang merah yang diprakarsai Pupuk Indonesia bersama Diperta Kabupaten Probolinggo itu dilaksanakan di lahan kelompok tani (Poktan) Makmur III di Desa Karangpranti, dengan masa tanam selama 53 hari mulai Februari hingga April 2026.

Demplot tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi petani dalam menerapkan teknologi budidaya yang tepat, khususnya penggunaan pupuk berimbang. Sehingga, melalui demplot itu, petani tidak hanya bekerja di lahan, namun juga belajar dan memahami teknik budidaya yang benar. Hal itu menjadi penting agar ke depan para petani bawang merah dapat mandiri dan produktif dalam berbagai kondisi.

"Hasilnya terbukti mampu meningkatkan produktivitas hingga 30 persen meskipun di tengah kondisi cuaca ekstrem. Dan melalui demplot itu, petani tidak hanya bekerja di lahan, tetapi juga belajar dan memahami teknik budidaya yang benar. Itu penting agar ke depan mereka bisa mandiri dan tetap produktif dalam berbagai kondisi," katanya.

Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Diperta Kabupaten Probolinggo Dadik Eko S menegaskan program itu menjadi salah satu strategi adaptasi sektor pertanian terhadap perubahan iklim. Ia berharap keberhasilan dari demplot di Desa Karangprati itu dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya. pr-02/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…