SURABAYAPAGI.com, Magetan - Petani bawang merang di wilayah Magetan, Jawa Timur diwarnai kesedihan. Pasalnya di musim panen raya kali ini, bukannya untung, tapi harga jual komoditas tersebut justru anjlok drastis.
Kondisi ini membuat para petani merugi besar. Diketahui, harga jual bawang merah kini anjlok ke Rp 12.000 – Rp 13.000 per kilogram, jauh dari harga normal Rp 17.000 – Rp 20.000 per kilogram.
Pardi (61), petani bawang merah di Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, mengungkap jika dirinya terpaksa menjual hasil panennya dengan harga murah karena membutuhkan modal untuk kebutuhan sehari-hari dan mengolah lahan kembali.
”Harga bawang merah hancur, tidak sebanding dengan biaya tanam, perawatan, dan panen,” keluh Pardi, Senin (22/07/2024).
Pardi bukan satu-satunya yang mengalami nasib malang ini. Puluhan petani bawang merah di desanya mengalami hal serupa. Sebagian dari mereka memilih untuk menunda panen dan menimbun hasil panennya, berharap harga jual bawang merah akan membaik.
“Menimbun hasil panen adalah cara untuk mengurangi kerugian. Kami akan menjual bawang merah jika harganya sudah mencapai Rp 17.000 – Rp 20.000 per kilogram,” jelas Joko Purwanto, petani lainnya.
Lebih lanjut, para petani berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga bawang merah. Mereka ingin agar petani tidak lagi risau saat musim panen tiba. mg-01/dsy
Editor : Desy Ayu