Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dan tim medis saat mendatangi lokasi puluhan warga keracunan di Surabaya pasca menyantap makanan saat tahlilan. SP/ SBY
Petugas dan tim medis saat mendatangi lokasi puluhan warga keracunan di Surabaya pasca menyantap makanan saat tahlilan. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan orang diduga langsung mengalami keracunan massal. Dimana, gejala yang dialami warga umumnya mual, muntah, diare dan badan lemas.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mencatat total 21 orang sempat mengalami gejala keracunan tersebut. Dari total 21 orang yang terdampak. Sebanyak 17 orang menjalani rawat jalan dan 4 orang sempat dirawat di rumah sakit.

"Rata-rata badan lemas saja sama mual muntah. (Yang dirawat di RS) stabil semua," ujar Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Daniel Messakh, Minggu (05/04/2026).

Terkait penyebab, pihaknya menduga keracunan berasal dari makanan tahlilan. Namun belum dapat dipastikan secara detail sebab tidak ada sampel makanan yang bisa diperiksa. "Jadi karena sudah habis makanannya, kejadiannya kan sudah tanggal 31 kemarin jadi enggak sempat dapat sampelnya. Yang kita tahu cuma menu yang disiapkan itu kan nasi, nasi, tumis buncis, ayam bumbu merah, mi bihun goreng, acar," ungkapnya.

Namun, dari keterangan sementara, pihaknya menyoroti proses pemorsian makanan yang diduga dilakukan tanpa alat pelindung diri yakni dikemas di bentuk wadah kardus. Saat itu, makanan dikonsumsi warga pada Selasa (31/03/2026) sekitar pukul 21.00 WIB dan gejala muncul dalam waktu 2-3 jam setelahnya.

Diketahui sebelumnya, puluhan warga di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Surabaya diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan tahlilan tujuh harian warga meninggal. Lantas, warga yang hadir membawa pulang nasi berkat atau nasi kotak. Sehari setelahnya, tepatnya Rabu (1/4), sejumlah warga mulai merasakan gejala seperti lemas. 

Dan untuk warga yang mengalami keracunan merupakan mereka yang mengkonsumsi nasi berkat yang dibawa pulang. Sementara warga yang makan langsung di lokasi selamatan tidak mengalami keluhan. "Ada yang bapak-bapak ada ibu-ibu, ada anak kecil juga karena makan berkat yang dibawa pulang," bebernya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…