Wali Kota Mojokerto Buka Raker Komwil IV APEKSI, Dorong Kolaborasi Hadapi Tantangan Daerah

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri sekaligus mewakili Ketua APEKSI membuka Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) IV APEKSI. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri sekaligus mewakili Ketua APEKSI membuka Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) IV APEKSI. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri sekaligus mewakili Ketua APEKSI membuka Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Hotel Prama Sanur, Denpasar, Bali, pada 22-23 Mei 2026. 

Saat menyampaikan sambutannya, sosok yang kerap disapa Ning Ita tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan dan pembangunan saat ini. Ia menyampaikan bahwa Komwil merupakan ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah kota sekaligus merumuskan solusi dan rekomendasi untuk dibahas pada tingkat nasional.

“Komwil ini adalah ujung tombaknya APEKSI dalam menyuarakan berbagai tantangan dan juga merumuskan solusi atau rekomendasi. Menjadi forum berbagi cerita bagi kita kota-kota untuk kemudian ditularkan, disebarluaskan, dan menjadi pembelajaran bagi kota-kota lainnya,” ujarnya.

Menurut Ning Ita, rapat kerja Komwil memiliki posisi strategis karena menjadi wadah bagi pemerintah kota untuk menyepakati berbagai isu penting sekaligus merumuskan rekomendasi yang nantinya akan dibawa ke forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI di Medan.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan, mulai dari tekanan ekonomi global yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional, keterbatasan kapasitas fiskal daerah, kebijakan pengendalian belanja pegawai, hingga persoalan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Semua membutuhkan kebijakan yang tepat serta solusi yang bijaksana. Berangkat dari berbagai persoalan yang kita hadapi itulah, maka salah satu strategi penting yang harus kita jalankan adalah melalui kolaborasi,” tegasnya.

Mengusung semangat kolaborasi, Ning Ita menilai sinergi antarpemerintah daerah menjadi sebuah keniscayaan untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menjawab tantangan pembangunan. Melalui forum Komwil maupun APEKSI di tingkat nasional, pemerintah kota dapat saling berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik baik yang terbukti berhasil diterapkan di daerah masing-masing.

“Melalui Komwil di level regional maupun APEKSI di level nasional, mari kita saling berbagi dan saling bahu-membahu menghadapi berbagai persoalan hingga mampu terus menjalankan roda pemerintahan dan menghasilkan inovasi demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyampaikan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan APEKSI, di antaranya penyusunan buku City Branding dan Center of Excellence yang memuat potensi unggulan 98 kota anggota APEKSI sebagai media promosi dan pusat informasi daerah.

Sebagai contoh, ia memperkenalkan potensi unggulan Kota Mojokerto di sektor industri alas kaki yang telah dipromosikan pada ajang Indonesian Fair 2026 di Nagoya. Meski menghadapi keterbatasan akibat kebijakan efisiensi anggaran, produk unggulan Kota Mojokerto tetap berhasil ditampilkan pada ajang internasional tersebut.

“Kita tidak boleh patah semangat. Kita tidak boleh menyerah. Tantangan yang ada harus menjadi pemicu untuk terus berinovasi dan mencari solusi,” ujarnya.

 

Menutup sambutannya, Ning Ita mengajak seluruh wali kota anggota APEKSI untuk terus memperkuat kolaborasi dan tidak menyerah menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Intinya kita semua tidak boleh pasrah dengan berbagai tantangan dan keadaan yang ada. Mari kita jadikan tantangan itu untuk terus berinovasi dan mencari solusi melalui kolaborasi demi suksesnya pembangunan di daerah kita masing-masing,” pungkasnya.

Selain pembahasan rekomendasi untuk Rakernas XVIII APEKSI yang akan diselenggarakan di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli mendatang, Rakomwil ini juga menampilkan pagelaran seni budaya dimana Kota Mojokerto menampilkan sendratasik. dwi

Berita Terbaru

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…