SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang dijadwalkan pada 21 hingga 30 April mendatang. Menariknya, strategi belajar Sistem Kebut Semalam (SKS) kini mulai ditinggalkan.
Sebagai gantinya, para pejuang kampus beralih ke metode yang lebih terukur, yakni meningkatkan intensitas latihan soal secara rutin demi mengasah insting dan kesiapan mental. Tentu saja, semangat para pelajar di Kota Pendekar untuk kian intens mempersiapkan diri.
Namun, di tengah ambisi yang membara, faktor kesehatan tetap menjadi harga mati yang tidak boleh ditawar. Meski demikian, menjaga kondisi kesehatan menjelang ujian juga dianggap paling penting.
"Menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang UTBK sangat penting agar peserta dapat fokus dan tampil maksimal saat ujian," ujar Supervisor Pelayanan Medis IPB University, Mimi Oktafia, Senin (06/04/2026).
Lebih lanjut, Oktafia menekankan pentingnya istirahat cukup selama 7–9 jam, menjaga keseimbangan nutrisi, tidak melewatkan sarapan, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
Konsumsi kafein berlebihan juga perlu dihindari agar kualitas istirahat tetap terjaga. Selain itu, olahraga ringan selama 15–30 menit sangat dianjurkan untuk menjaga stamina.
Dukungan lingkungan kota yang kondusif serta pemanfaatan fasilitas kantor pemerintahan yang terbuka bagi publik turut menunjang aktivitas belajar para siswa. Dengan kondisi prima dan persiapan matang, pelajar Kota Madiun optimistis menghadapi UTBK 2026 dan meraih kampus impian. md-02/dsy
Editor : Redaksi