SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap pertama.
Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Multazamudz Dzikri, mengungkapkan bahwa awalnya terdapat 207 bakal calon hasil Muscab se-Jatim. Namun, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB hanya menetapkan 189 bakal calon menjadi calon ketua untuk mengikuti UKK tahap satu.
Dalam pelaksanaannya, DPW PKB Jatim menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang untuk melakukan pengujian terhadap para calon. UKK tahap satu ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 10–11 April 2026.
"UKK tahap 1 dilaksanakan dalam dua gelombang, tanggal 10 April dan 11 April. Kami bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang untuk melakukan asesmen," kata Multazam, Minggu (12/4/2026).
Anggota DPRD Jawa Timur ini menjelaskan, hasil asesmen UKK tahap 1 akan diserahkan kepada DPP PKB untuk dicermati dan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan peserta yang lolos ke UKK tahap dua.
Multazam menambahkan, UKK kali ini mencakup sejumlah hal, termasuk asesmen psikologi bagi para calon. Pendekatan yang digunakan mengedepankan metode saintifik dan ilmiah agar hasilnya objektif dan terukur.
"Kita sengaja menggandeng pihak profesional, karena kami ingin memastikan bahwa proses ini berjalan objektif serta ilmiah," tuturnya.
Peserta yang dinyatakan lolos pada tahap pertama akan melanjutkan ke UKK tahap kedua yang akan ditangani langsung oleh DPP PKB. Pada tahap ini, penilaian akan difokuskan pada aspek visi-misi serta komitmen kepemimpinan.
"Menuju proses UKK tahap 2 peserta diwajibkan membuat proposal kinerja dan komitmen kepemimpinan sebagai syarat mengikuti UKK tahap 2," kata dia.
"Tentunya ada aspek lain yang akan ditanyakan, tergantung DPP nanti. Oleh karenanya, bagi peserta yang lolos di UKK tahap pertama kami harapkan lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi UKK tahap dua, sebab finalnya ada di DPP," tambahnya.
Ia menegaskan, sistem seleksi melalui UKK ini menjadi terobosan baru dalam proses pemilihan Ketua DPC PKB. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan pemimpin yang ideal, baik dari sisi kapasitas, integritas, maupun kepemimpinan.
"Kami pengurus PKB Jatim memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan Ketua DPC yang mampu bekerja, sehingga kami harapkan semua target politik tercapai," pungkasnya. rko
Editor : Redaksi