Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Arya Wahyu Wibowo (26), salah satu petani milenial di Dusun Klumpit, Desa Kresikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.  SP/ NGW
Arya Wahyu Wibowo (26), salah satu petani milenial di Dusun Klumpit, Desa Kresikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.  SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa Kresikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang bernama Arya Wahyu Wibowo (26) memilih membanting setir dari montir menjadi petani milenial. Ia pun tak gengsi bila harus berjibaku dengan kotoran lumpur di sawah.

Pahalanya, bagi Arya, bertani akan mendapatkan manfaat jika ditelateni. Karena itu, sosok anak muda itu memilih tinggal di desa ketimbang melanglang buana merantau bekerja di negeri orang. Lima tahun bergelut dengan dunia pertanian, Arya kini mulai menikmati aktivitasnya sebagai seorang petani. 

“Petani ini bukan pekerjaan yang kuno. Petani juga menjadi pekerjaan yang modern. Kalau sudah terjun dan tahu menjadi petani pasti enak dan seru,” jelas Arya, Selasa (14/04/2026)

Arya mengakui untuk menjadi petani awalnya sulit. Apalagi ketika menjadi petani tanpa diiringi dengan ilmu pertanian. Namun, Bagi Arya, untuk menjadi petani modern, tidak perlu harus memiliki sawah. Seorang petani modern dapat menyewa lahan milik petani lain yang tidak digunakan. 

Harga sewa satu petak atau seperempat hektar mencapai Rp 3 juta hingga Rp 7 juta per tahun. Harga masing-masing sawah bisa berbeda lantaran kondisi tanah dan kemudahan mengakses airnya. Selain itu, karena generasi muda saat ini mengalami keterbatasan ilmu soal pertanian. Dirinya pun mulai memanfaatkan media sosial untuk belajar menjadi petani yang lebih modern.

Sedangkan menyoal untung, Arya mengaku lega. Lima tahun berkecimpung di dunia pertanian menanam padi, Arya sudah menikmati hasilnya. Terlebih, saat harga padi kian melambung tinggi saat ini. “Untuk saat ini harga per kilogram padi kering di sawah sudah mencapai Rp 6.900 hingga Rp 7.000 per kilogramnya. Harga ini lebih tinggi dibandingkan dengan HET yang diterima Bulog sebesar Rp 6.500 per kilogram,” jelas Arya. 

Dengan demikian dalam satu kali panen, Arya bisa mendapatkan 12 ton padi kering sawah. Ia mengatakan, dalam satu tahun dirinya bisa panen tiga kali. Untuk itu, dalam satu tahun petani muda itu mendapatkan hasil 36 ton padi kering sawah. Bila dikali dengan harga padi kering sawah Rp 7.000, maka Arya mendapatkan penghasilan kotor hingga Rp 256 juta dalam satu tahun. ng-03/dsy

Berita Terbaru

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Munculnya dugaan PT Jatim Parkir Center (JPC) selaku pengelola lahan parkir di Jl. dr.Soetomo Kota Madiun, yang diduga belum m…

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, oleh militer Israel memicu perhatian luas. Mereka merupakan b…

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perusahaan transportasi Bluebird Group terus mengembangkan layanan mobilitas di Surabaya seiring tingginya aktivitas masyarakat di k…

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…