Pascapengakuan UNESCO, Khofifah Dorong Penguatan Ekosistem Reyog

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menerima Tim Reyog Kyai Lodra di Gedung Negara Grahadi Surabaya, dalam rangka persiapan mengikuti Festival Reyog Nasional Ponorogo (FRNP) 2026. SP/ SBY
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menerima Tim Reyog Kyai Lodra di Gedung Negara Grahadi Surabaya, dalam rangka persiapan mengikuti Festival Reyog Nasional Ponorogo (FRNP) 2026. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menekankan pelestarian, regenerasi, dan keberlanjutan budaya agar tetap hidup dan berkembang secara global, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan ekosistem kesenian Reyog pascapengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Pasalnya, Gubernur Khofifah menilai Reyog Ponorogo tidak hanya sebagai seni pertunjukan, tetapi juga representasi nilai, filosofi, dan identitas bangsa yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat.

“Reyog bukan sekadar atraksi. Di dalamnya ada filosofi yang sangat kuat, tentang keberanian, kebenaran, serta keberagaman suku dan agama dapat dirajut dalam harmoni budaya. Reyog membawa napas keberanian untuk memperjuangkan kebenaran. Di dalamnya ada substansi strategis untuk membangun karakter dan kebijakan bangsa,” ujar Khofifah, Rabu (15/04/2025).

Ia menambahkan, pengakuan Reyog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO dalam kategori In Need of Urgent Safeguarding pada akhir 2024 harus diikuti langkah konkret, terutama dalam penguatan ekosistem seni dan keberlanjutannya.

Selain itu, salah satu perhatian penting dalam proses tersebut adalah aspek kesejahteraan satwa (animal welfare), sehingga pertunjukan Reyog tidak lagi menggunakan material dari satwa dilindungi.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat ekosistem Reyog melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan komunitas seni.

Perwakilan Tim Reyog Kyai Lodra, Joko Winarko, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pelestarian seni tradisi tersebut. “Pertemuan ini menjadi momentum bagi kami untuk mempresentasikan hasil karantina latihan selama dua bulan. Keikutsertaan kami di FRNP bukan sekadar kompetisi, tetapi bentuk kebanggaan sekaligus komitmen generasi muda dalam melestarikan Reyog,” ujarnya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

WNA Naik Whoosh Capai 866.458 Orang

WNA Naik Whoosh Capai 866.458 Orang

Minggu, 05 Jul 2026 20:36 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Secara kumulatif, sejak kereta cepat atau Whoosh mulai beroperasi pada Oktober 2023, jumlah penumpang WNA telah mencapai 866.458…

Semua Produsen Minyakita Disurati Kemenag, Jaga Kualitas

Semua Produsen Minyakita Disurati Kemenag, Jaga Kualitas

Minggu, 05 Jul 2026 20:34 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan mengatakan telah menyurati seluruh produsen…

OJK Wajibkan BPR Bermodal Minimum Rp 6 Miliar

OJK Wajibkan BPR Bermodal Minimum Rp 6 Miliar

Minggu, 05 Jul 2026 20:33 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - "Melalui permodalan yang kuat diharapkan BPR dapat meningkatkan daya saingnya, menjalankan fungsi intermediarinya dengan baik, dan…

Prokesra Tak Masuk APBD 2026, DPRD Jatim Minta Segera Dihidupkan Kembali

Prokesra Tak Masuk APBD 2026, DPRD Jatim Minta Segera Dihidupkan Kembali

Minggu, 05 Jul 2026 19:49 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Program Kredit Sejahtera (Prokesra) dipastikan tidak lagi masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa T…

Satgas Jaga Anak PCNU Lamongan Dikukuhkan, Fokus Dampingi Anak dan Tekan Kasus Bullying

Satgas Jaga Anak PCNU Lamongan Dikukuhkan, Fokus Dampingi Anak dan Tekan Kasus Bullying

Minggu, 05 Jul 2026 19:37 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 19:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Jaga Anak, sebagai upaya memperkuat …

Menentukan Arah Pelaksanaan Sapta Krida, PCNU Lamongan Gelar Rapat Pleno

Menentukan Arah Pelaksanaan Sapta Krida, PCNU Lamongan Gelar Rapat Pleno

Minggu, 05 Jul 2026 19:04 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 19:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, menggelar Rapat Pleno sebagai forum strategis, untuk mengevaluasi pelaksanaan p…