Komitmen Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Irigasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan penguatan sistem irigasi. SP/ LMJ
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan penguatan sistem irigasi. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan penguatan sistem irigasi. Pasalnya, sektor pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air yang dikelola secara baik.
 
“Air merupakan faktor utama dalam pertanian. Jika distribusinya terganggu, produktivitas juga akan menurun,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Lumajang, Yudha Adji Kusuma, Rabu (15/04/2206).

Ia menjelaskan kebutuhan air terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi, sementara ketersediaannya semakin terbatas. Kondisi tersebut menuntut sistem irigasi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang irigasi untuk memperkuat pengelolaan sumber daya air.

“Penguatan sistem irigasi menjadi bagian penting untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya menjaga fungsi saluran irigasi dari alih fungsi lahan dan penyempitan sempadan yang berpotensi mengganggu distribusi air. Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut dapat menurunkan produktivitas pertanian dan berdampak pada kesejahteraan petani. 

Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap Raperda Irigasi dapat dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan kebijakan yang implementatif. "Penguatan sistem irigasi diharapkan mampu mendukung Lumajang sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya. lj-02/dsy

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…