SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini memang marak stok LPG subsidi 3 kilogram (Kg) mulai langka di berbagai daerah. Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memastikan bahwa distribusi LPG melon di wilayahnya tersebut terpantau aman dan harga sesuai ketentuan karena pasokan di pasaran yang mencukupi. pihaknya juga gencar melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi dengan melibatkan Bagian perekonomian, Dinas Perdagangan (Disdag), Hiswana Migas, serta PT Pertamina Patra Niaga.
"Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, alhamdulillah untuk stok elpiji subsidi dalam kondisi aman dan distribusi berjalan sesuai ketentuan. Tidak ditemukan kendala di lapangan," ujar Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Siti Nurjanah, Rabu (15/04/2026).
Selain itu, pengecekan dilakukan di sejumlah agen, pangkalan, hingga pengecer secara acak yang ada di Kota Madiun. Hasilnya sejauh ini tidak menemukan kendala berarti. Dan dimetahui, dari sisi distribusi, LPG subsidi 3 kilogram di Kota Madiun disalurkan melalui sekitar 12 agen dan 400 pangkalan yang tersebar di tiga kecamatan, dengan total kuota mencapai 9.944 metrik ton per tahun.
Sedangkan dari sisi harga, LPG 3 kilogram di tingkat pangkalan masih berada di kisaran Rp18 ribu per tabung sesuai HET. Sementara di tingkat pengecer, harga berkisar Rp19 ribu hingga Rp20 ribu. Meski kondisi terpantau aman, potensi gangguan distribusi tetap ada, terutama akibat praktik pembelian berulang dalam jumlah besar hingga penimbunan di tingkat pengecer.
"Selisih harga di pengecer tersebut biasanya karena ada tambahan layanan seperti pengantaran atau pemasangan. Karena itu pengawasan akan kami perketat. Pengawasan juga melibatkan Satgas Pangan dari Polres Madiun Kota. Bagi masyarakat yang ingin membeli sesuai HET, memang sebaiknya langsung ke pangkalan," jelasnya.
Tak lupa, pihaknya juga turut menghimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan dugaan pelanggaran distribusi elpiji 3 kilogram kepada kepolisian atau Satgas Pangan Pemkot Madiun. Dengan demikian, lanjutnya, distribusi elpiji subsidi dapat berjalan tepat sasaran, aman dan sesuai aturan. md-03/dsy
Editor : Redaksi