Pemerintah Pusat Bantu Revitalisasi 45 Satuan Pendidikan dan 1.577 IFP di Kabupaten Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi seluruh sekolah penerima bantuan bersama Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. SP/ HK
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi seluruh sekolah penerima bantuan bersama Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. SP/ HK

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - 45 sekolah di Kabupaten Sidoarjo mendapatkan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat. Bantuan pembenahan sarana dan prasarana sekolah tersebut menyasar sekolah di Kabupaten Sidoarjo mulai jenjang PAUD sampai SMA.  Selain itu Program Digitalisasi Sekolah juga diberikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah/Kemendikdasmen RI kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo.

Sebanyak 1.577 Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard) telah diterima berbagai jenjang sekolah di Kabupaten Sidoarjo. Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program Digitalisasi Sekolah tahun anggaran 2025 itu sukses terlaksana di Kabupaten Sidoarjo.

Siang tadi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi seluruh sekolah penerima bantuan program tersebut, Selasa (14/4). Peresmian dilakukan di Aula SMP Negeri 4 Sidoarjo bersama Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. Prof. Dr. Abdul Mu'ti mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo atas dukungannya terhadap program kementeriannya tersebut.

 “Kami berterima kasih kepada bapak bupati dan ibu wakil bupati Sidoarjo yang telah mendukung program revitalisasi dan digitalisasi yang alhamdulillah yang telah terlaksana 100 persen,” ucapnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti mengatakan terdapat 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia yang memperoleh Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Di Kabupaten Sidoarjo sendiri terdapat 45 satuan pendidikan yang direvitalisasi. 

Nilainya mencapai Rp. 45 Milyar lebih. Selain itu Kemendikdasmen RI juga memberikan bantuan Program Digitalisasi Sekolah berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard). 

Sebanyak 608 ribu lebih IFP itu telah diterima sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Alat untuk mendukung pembelajaran interaktif itu juga telah diterima sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.577 IFP. 

“Kami berharap agar sarana-sarana yang sudah dialokasikan untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kualitas pembelajaran dan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

 Dikatakannya tahun 2026 ini Kemendikdasmen juga sudah mengalokasikan 11.400 lebih revitalisasi satuan pendidikan. Sebagian sekolah bahkan sudah terverifikasi dan

tervalidasi untuk segera dilakukan perjanjian kerjasama pelaksanaan program. Alokasi tersebut ujar Prof. Dr. Abdul Mu'ti, bakal ditambah untuk 60 ribu satuan pendidikan. “Insyaallah sesuai dengan komitmen bapak presiden, tahun ini ada tambahan untuk 60 ribu satuan pendidikan yang akan direvitalisasi,” ucapnya. 

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana juga mengucapkan terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas dukungan terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya program tersebut merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Disampaikannya bahwa tahun 2025 lalu terdapat 29 sekolah yang menjadi kewenangan Kabupaten Sidoarjo telah menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Bantuan tersebut diberikan kepada 2 TK, 24 SD dan 3 SMP. Nilainya mencapai Rp. 20.3 miliar. 

“izinkan saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Sidoarjo melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan,” ucapnya. 

Wabup Hj. Mimik Idayana juga mengatakan Pemkab Sidoarjo juga terus menunjukkan komitmennya terhadap kualitas pendidikan. Hal tersebut dapat dilihat dari penyerapan anggaran rehabilitasi sekolah tahun 2025 lalu sebesar Rp. 79,5 miliar. Pada tahun 2025 juga, Pemkab Sidoarjo kembali melanjutkan pembangunan SMPN 2 Tulangan dengan anggaran Rp. 8,1 milyar. Ditahun yang sama, juga dibangun SMPN 2 Prambon dengan anggaran Rp. 7,1 milyar.

“Untuk tahun 2026 ini anggaran (rehabilitasi sekolah) kami sediakan Rp. 40,6 milyar,” ujarnya.

Wabup Hj. Mimik Idayana berharap bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dapat diterima kembali oleh Kabupaten Sidoarjo. Bahkan jumlah sekolah penerima manfaat program tersebut dapat bertambah. Ia juga berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat. Dengan begitu ia yakin program strategis seperti ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Ia sendiri berharap besar akan program tersebut untuk mencetak generasi Sidoarjo yang unggul, berdaya saing dan siap menghadapi tantangan. 

“Kami juga berkomitmen memastikan pelaksanaan program ini berjalan secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran,” tegasnya. git

Berita Terbaru

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus menggenjot hilirisasi komoditas tembakau lokal untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing e…

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM -Jember - Bupati Jember Gus Fawait menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan kepemimpinan yang responsif dan humanis melalui pendekatan…

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…