Situbondo Perkuat Kebutuhan Protein Hewani Lewat Gerakan Ternak Ayam Petelur Skala Rumah Tangga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi (Bapperida) Kabupaten Situbondo Naning Sugiarti. SP/ STB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi (Bapperida) Kabupaten Situbondo Naning Sugiarti. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta kebutuhan protein hewani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur, mencanangkan gerakan ternak ayam petelur skala rumah tangga, sehingga kebutuhan telur di wilayah setempat terpenuhi sesuai kebutuhan.

"Gerakan ternak telur skala rumah tangga ini menjadi program Situbondo tahun ini untuk memperkuat ketahanan pangan lokal khususnya telur," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi (Bapperida) Kabupaten Situbondo Naning Sugiarti, Rabu (29/04/2026).

Lebih lanjut, Naning menyebutkan, kebutuhan telur ayam di Kota Santri itu tiap hari mencapai sekitar 17 ton, sedangkan produksi telur ayam di Situbondo sejauh ini hanya mampu di angka 3,6 ton. Sisa kebutuhan tersebut mengandalkan pasokan dari luar daerah. Pasalnya, ketergantungan pasokan telur ayam dari luar daerah juga kerap memicu fluktuasi harga yang membebani masyarakat.

"Oleh karena itu, dengan gerakan peternakan ayam petelur skala rumah tangga ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi lokal secara mandiri dan berkelanjutan," tutur Naning.

Sehingga, dengan adanya program pengembangan peternakan ayam petelur skala rumah tangga ini dirancang untuk memberdayakan keluarga dengan memanfaatkan lahan di lingkungan rumah. Pemerintah daerah setempat akan memberikan pendampingan agar program tersebut terlaksana dengan baik. "Jadi, ketika rumah tangga mampu memproduksi telur ayam melalui gerakan ini, ketersediaan telur ayam di Situbondo akan stabil, dan otomatis juga dapat membantu menekan inflasi pangan," kata Naning. st-01/dsy

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

Senin, 13 Jul 2026 07:43 WIB

Senin, 13 Jul 2026 07:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawal ketat pelaksanaan proyek penggantian pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) R…

Batang Hidungnya tak Tampak

Batang Hidungnya tak Tampak

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga semalam (12/7), mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, masih belum…

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Inggris mengandalkan kedalaman skuad yang merata dan ketajaman Harry Kane, sedangkan Argentina bermodal mental juara bertahan dan…

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejak Sabtu, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) Febrie ditetapkan tersangka…

Jangan Saling Buka Borok

Jangan Saling Buka Borok

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya mendukung pelimpahan 3 kasus korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Agung…

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di balik dinding kayu sebuah rumah di Sentul, Bogor, penyidik menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kilogram emas dan uang tunai…