FKH UNAIR Gelar Bimtek, Perkuat Penanganan Penyakit Pada Hewan Ternak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan para pakar dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Gedung Pertemuan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Senin–Selasa (4–5/5/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah transfer ilmu bagi paramedik veteriner, dokter hewan, dan dokter hewan klinik guna memperkuat penanganan penyakit hewan di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan tiga materi utama yang berfokus pada penyakit viral, parasiter, dan zoonosis. Ketiga aspek ini dinilai krusial dalam menjaga kesehatan ternak sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

Materi pertama disampaikan Prof Dr Suwarno drh MSi yang membahas penyakit viral pada ternak, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Peste des Petits Ruminants (PPR).

Ia menegaskan bahwa penyakit viral memiliki potensi penyebaran sangat cepat dan berdampak besar terhadap produktivitas ternak.

“Penyakit seperti PMK dan PPR memerlukan kewaspadaan tinggi karena penyebarannya sangat cepat. Deteksi dini dan respons yang tepat di lapangan menjadi kunci utama dalam pengendalian wabah. Kita masih belum menemui PPR di Indonesia, namun kita harus selalu waspada,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan hewan dalam melakukan monitoring serta edukasi kepada peternak sebagai langkah preventif berkelanjutan.

Selanjutnya, Prof Dr drh Lucia Tri Suwanto MP memaparkan materi mengenai penyakit parasiter yang sering menyerang ternak.

Menurutnya, infeksi parasit seperti larva dan cacing kerap dianggap sepele, padahal dapat menurunkan produktivitas secara signifikan.

“Infeksi parasit seringkali tidak langsung terlihat, tetapi dampaknya besar terhadap pertumbuhan dan kesehatan ternak. Oleh karena itu, penanganan rutin dan manajemen pemeliharaan yang baik sangat diperlukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemahaman terhadap siklus hidup parasit menjadi kunci dalam menentukan strategi pengendalian yang efektif di lapangan.

Materi ketiga disampaikan Prof Dr Mustofa Helmi Effendi drh DTAPH yang membahas penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Ia menekankan pentingnya pendekatan terpadu antara kesehatan hewan dan kesehatan manusia.

“Zoonosis menjadi perhatian serius karena tidak hanya berdampak pada hewan, tetapi juga manusia. Penanganannya harus dilakukan secara komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor,” tuturnya.

Menurutnya, tenaga kesehatan hewan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah potensi penularan penyakit zoonotik di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, FKH UNAIR berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas dalam menghadapi berbagai tantangan penyakit hewan. Bimtek ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung kesehatan ternak yang berkelanjutan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat secara luas.

Tag :

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …