Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Pupuk Aman, 219 Ribu Ton Disiapkan untuk Musim Tanam

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petrokimia Gresik tetap menjaga keberlangsungan produksi dengan menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton guna mendukung musim tanam nasional April–September 2026. SP/ MADID
Petrokimia Gresik tetap menjaga keberlangsungan produksi dengan menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton guna mendukung musim tanam nasional April–September 2026. SP/ MADID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Di tengah dinamika global yang memengaruhi rantai pasok industri pupuk dunia, Petrokimia Gresik tetap menjaga keberlangsungan produksi dengan menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton guna mendukung musim tanam nasional April–September 2026.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa perusahaan bersama Pupuk Indonesia terus melakukan berbagai langkah strategis agar produksi pupuk tetap berjalan optimal dan kebutuhan petani tetap terpenuhi.

Menurutnya, kesiapan tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta pemanfaatan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group agar pupuk dapat tersalurkan tepat waktu ke petani.

“Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun Petrokimia Gresik tetap berupaya maksimal menjaga produksi agar kebutuhan pupuk petani tetap aman,” ujar Daconi di Surabaya, Selasa (12/5/2026).

Sebagai bentuk antisipasi terhadap tantangan global, perusahaan memperkuat strategi pengadaan bahan baku dengan melakukan diversifikasi negara pemasok phosphate rock, potash, dan sulphur. Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan pasokan sulphuric acid dari dalam negeri.

Tak hanya itu, Petrokimia Gresik turut memperkuat kontrak pengadaan jangka panjang serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga dua belas bulan mendatang demi menjaga kesinambungan produksi.

Di sisi operasional, perusahaan memastikan seluruh fasilitas produksi dan sistem operasional berada dalam kondisi siap agar proses produksi pupuk tetap berjalan lancar selama musim tanam berlangsung.

Hingga 10 Mei 2026, stok pupuk bersubsidi yang tersedia terdiri dari 32.054 ton Urea, 166.324 ton NPK Phonska, 16.611 ton Petroganik, 2.720 ton ZA, dan 1.939 ton SP-36.

Daconi menegaskan bahwa seluruh stok tersebut telah tersedia di jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima melalui Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) sesuai ketentuan pemerintah. “Kami berharap petani tidak perlu khawatir karena kebutuhan pupuk untuk musim tanam dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai penyederhanaan regulasi dalam tata kelola pupuk bersubsidi guna mempermudah akses petani. Salah satunya melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang kemudian disempurnakan melalui Perpres Nomor 113 Tahun 2025, serta diperkuat dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025.

Penyederhanaan aturan tersebut dinilai mampu mendukung distribusi pupuk yang lebih efektif dan tepat waktu di seluruh wilayah Indonesia. 
Dampaknya, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional hingga 10 Mei 2026 telah mencapai 3,46 juta ton atau sekitar 35 persen dari total alokasi tahun ini sebesar 9,85 juta ton. Angka tersebut tercatat meningkat 35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Selain menjaga distribusi, Pupuk Indonesia Group juga berkomitmen melakukan pengawasan terhadap kios resmi dan PPTS agar disiplin menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diturunkan pemerintah sebesar 20 persen untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi.

Daconi turut mengingatkan petani agar melakukan penebusan pupuk hanya di kios resmi atau PPTS guna menghindari peredaran pupuk palsu yang dijual oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan harga murah.

“Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional di tengah tantangan global demi mendukung produktivitas pertanian dan program swasembada pangan nasional,” pungkasnya. did

Berita Terbaru

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ledakan dahsyat terjadi di PT Superior Prima Sukses, yang berada di Desa Warukulon RT 03 RW 03, Kecamatan Pucuk, Kabupaten…

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kebakaran hutan yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu sejak Senin (14/09/2026), Perhutani Kesatuan Pemangkuan…

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena kekeringan saat musim kemarau yang terus meluas turut melanda 5 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan…

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah mengantisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih…

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kebakaran huran dan lahan (karhutla) di Gunung Ijen turut mempengaruhi sektor pariwisata Banyuwangi. Sejumlah hotel di…

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kota Kediri, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis…