Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban Eko Susanto tergeletak di ruang perawatan RSUD dr Darsono usai disiram air keras oleh dua OTK yang hingga kini masih buron. 
Korban Eko Susanto tergeletak di ruang perawatan RSUD dr Darsono usai disiram air keras oleh dua OTK yang hingga kini masih buron. 

i

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang diketahui bernama Eko Susanto (52), warga Dusun Plugon, Desa Pagerjo, Kecamatan Ngadirojo. Ia disiram air keras saat hendak berangkat menuju pasar pada Rabu (13/5/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di wilayah Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo. Akibat kejadian ini, korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Darsono Pacitan karena mengalami luka bakar serius.

Menurut keterangan Shela Dewi Agustina, anak korban, peristiwa bermula saat ayahnya sedang dalam perjalanan rutin untuk berjualan ke pasar. Di tengah jalan, korban tiba-tiba dihentikan oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor.

"Pelakunya dua orang, mereka pakai mantel dan masker jadi wajahnya tidak terlihat jelas. Ayah saya diberhentikan di tengah jalan, lalu tiba-tiba langsung disiram (air keras)," ujar Shela saat ditemui di rumah sakit.

Setelah aksi penyiraman tersebut, para pelaku langsung melarikan diri. Meski dalam kondisi menahan sakit yang luar biasa, korban sempat berupaya mencari pertolongan dengan mendatangi Mapolsek setempat sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.

Pihak medis menyatakan bahwa korban mengalami luka bakar di beberapa bagian vital tubuhnya. Kepala Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Netty Nurnaningtyas, mengonfirmasi bahwa zat kimia tersebut mengenai area sensitif.

"Korban mengalami luka bakar di bagian kedua mata dan bagian dada. Saat ini kami sedang melakukan penanganan intensif untuk meminimalisir dampak dari cairan tersebut, terutama pada bagian penglihatan," jelas dr. Netty.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas dan motif di balik aksi penyerangan tersebut. Tim penyidik telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti-bukti.

Pamenwas Polres Pacitan, Kompol Prabowo, menegaskan bahwa pihaknya tengah memburu pelaku berdasarkan keterangan dari saksi-saksi di lapangan.

"Kami masih menelusuri kasus ini dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di TKP. Saksi-saksi juga sedang kami mintai keterangan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi brutal ini," tegas Kompol Prabowo.

Polisi mengimbau masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait pergerakan orang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian pada pagi tadi untuk segera melapor guna mempercepat proses penangkapan pelaku. roh

Berita Terbaru

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…

Ning Ita Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Perkuat Kemandirian Daerah

Ning Ita Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Perkuat Kemandirian Daerah

Rabu, 04 Nov 2026 16:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendorong pemerintah daerah lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan pembangunan untuk…

KOIN MAS 2026/2027, DJKN Tekankan Inovasi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Aset Negara

KOIN MAS 2026/2027, DJKN Tekankan Inovasi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Aset Negara

Rabu, 04 Nov 2026 15:50 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) resmi memulai Kompetisi Inovasi Manajer Aset (KOIN MAS) DJKN Tahun 2026/2027 bertempat…

Fokus Pelayanan Dasar dan Ekonomi, Pemkot Batu Alokasikan RAPBD 2027 Rp1,07 Triliun

Fokus Pelayanan Dasar dan Ekonomi, Pemkot Batu Alokasikan RAPBD 2027 Rp1,07 Triliun

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu saat ini tengah memprioritaskan penguatan pelayanan dasar, perlindungan sosial, revitalisasi…

PLN UIT JBM Perkuat Budaya Kerja, Empat Penghargaan Diraih di Festival PLN Group

PLN UIT JBM Perkuat Budaya Kerja, Empat Penghargaan Diraih di Festival PLN Group

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meraih empat penghargaan dalam ajang Culture Festival PLN G…

Antisipasi Kerawanan Bencana, Polres Blitar Kota Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat

Antisipasi Kerawanan Bencana, Polres Blitar Kota Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat

Rabu, 04 Nov 2026 14:49 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring dengan musim Penghujan yang mengakibatkan beberapa peristiwa kejadian bencana di wilayah Jawa Timur, Polres Blitar Kota…