SurabayaPagi, Surabaya – Pengembangan kawasan terpadu berbasis pendidikan mulai dilakukan di wilayah Surabaya Timur seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian dan aktivitas yang terintegrasi.
Kawasan tersebut dikembangkan oleh PT DMS Propertindo Tbk melalui proyek bernama Urbanova yang menggabungkan fungsi hunian, pendidikan, bisnis, dan fasilitas publik dalam satu area.
Direktur Utama PT DMS Propertindo Tbk Mohammad Prapanca mengatakan, pengembangan kawasan ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan efisiensi dan kemudahan akses dalam beraktivitas.
“Konsep ini mengintegrasikan berbagai fungsi dalam satu kawasan untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, konsep kawasan berbasis pendidikan atau edu hub telah diterapkan di sejumlah kota dan dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Lokasi pengembangan berada di Surabaya Timur yang dikelilingi sejumlah perguruan tinggi, seperti UPN Veteran Jawa Timur, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Pelita Harapan, dan Universitas Surabaya.
Selain itu, kawasan tersebut juga berdekatan dengan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang menjadi salah satu pusat aktivitas industri di Surabaya.
Direktur PT DMS Propertindo, Kemal Pratama, menyebutkan secara kumulatif kawasan tersebut memiliki potensi lebih dari 64 ribu mahasiswa. Di sisi lain, kawasan industri SIER menampung sekitar 267 perusahaan dengan hampir 46 ribu tenaga kerja.
“Kombinasi ekosistem pendidikan dan industri tersebut dinilai memberikan potensi pasar bagi pengembangan kawasan residensial maupun komersial,” ujarnya usai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama operasi dengan PT Art Design Indonesia di kawasan Gunung Anyar, Surabaya, Jumat (22/5/2026).
Pengamat properti menilai, tren pengembangan kawasan mixed-use berbasis pendidikan akan menjadi salah satu arah pembangunan kota di masa depan, seiring meningkatnya kebutuhan akan kawasan yang mengintegrasikan hunian, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.
Dalam rencana pengembangannya, kawasan ini akan mencakup area residensial, pusat bisnis, fasilitas publik, ruang komunal, hingga fasilitas pendidikan.
Sebagai bagian dari pengembangan, PT DMS Propertindo Tbk menjalin kerja sama operasi dengan PT Art Design Indonesia.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan di kawasan Gunung Anyar, Surabaya.
Pengembangan kawasan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Surabaya Timur serta memperkuat peran kota sebagai pusat pendidikan dan aktivitas ekonomi di Jawa Timur.
Editor : Redaksi