600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin saat memberikan sambutan di hadapan Forpimda Ponorogo dan Forpimcam Pulung serta masyarakat di Desa Pulung Merdiko. 
Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin saat memberikan sambutan di hadapan Forpimda Ponorogo dan Forpimcam Pulung serta masyarakat di Desa Pulung Merdiko. 

i

SURABAYA PAGI,Ponorogo-Pembangunan markas militer baru di tingkat daerah sering kali memicu kekhawatiran warga terkait nasib lahan garapan mereka. Namun, kepastian ruang hidup dan ekonomi yang aman justru dibawa oleh Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin saat mengunjungi Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (25/5/2026).

 

Dalam peninjauan lokasi rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Pangdam langsung memberikan angin segar bagi para petani lokal.

 

Rudy menegaskan bahwa warga yang selama ini mengolah lahan di area proyek tersebut tidak perlu cemas kehilangan mata pencaharian. Mengingat pembangunan markas dilakukan secara bertahap, TNI memberikan solusi terbaik agar masyarakat tetap bisa bercocok tanam seperti biasa.

 

“Warga tetap bisa mengolah lahan untuk bertani bercocok tanam dikarenakan pembangunan tersebut sistemnya bertahap,” ujar Rudy di hadapan jajaran jajaran Forkopimda Ponorogo dan Administratur Perhutani Ponorogo, Senin.

 

Kendati demikian, Pangdam mengingatkan agar para petani tetap melakukan koordinasi secara berkala dengan pihak Brigif TP dan Yonif TP selama proses pembangunan berjalan.

 

Proyek strategis di Bumi Reog ini dipastikan akan berjalan dikebut. Rudy membeberkan bahwa pada pertengahan bulan Juli tahun ini, bangunan berupa barak militer ditargetkan sudah berdiri kokoh dan siap digunakan.

 

Tidak tanggung-tanggung, markas baru ini nantinya akan langsung menampung sekitar 600 prajurit TNI Angkatan Darat. Kehadiran ratusan personel ini diklaim bakal langsung menggerakkan urat nadi perekonomian di wilayah Kecamatan Pulung.

 

“Sebagaimana pembangunan yang sudah-sudah, ini dampaknya luar biasa. Memang arahnya ke ekonomi kerakyatan. Kehadiran TNI khususnya Angkatan Darat di Desa Pulung bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ekonomi pasti akan langsung berkembang,” terang Rudy.

 

Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang ditindaklanjuti secara sinergis oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan TNI sebagai komitmen nyata pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Pangdam didampingi oleh barisan pejabat utama Kodam V/Brawijaya, meliputi Kasdam Brigjen TNI Zainul Bahar, Irdam Brigjen TNI Muhammad Aidi, Kapoksahli Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, Asrendam Kolonel Kav Yudi Suryatin, serta Aster Kasdam Kolonel Inf Timmy Prasetya H.

 

Kedatangan rombongan disambut oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi, Kasi Ops Korem 081/Dsj Letkol Edy S, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Dandenzibang 3/V Madiun Letkol Czi Hery Kisyato, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, Pj Sekda Kab Ponorogo Agus Sugiarto, beserta jajaran OPD Kabupaten Ponorogo.

 

Tak hanya berfokus pada markas baru, agenda pemantauan wilayah oleh Pangdam V/Brawijaya berlanjut ke Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal. Di sana, Rudy meninjau Jembatan Perintis Garuda yang kini telah rampung dibangun berkat kerja bakti dan sinergi kokoh antara jajaran Kodim 0802/Ponorogo dengan warga setempat.

 

Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, yang mengawal jalannya seluruh rangkaian kegiatan, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan oleh pimpinan tertinggi Kodam V/Brawijaya.

 

Menurut Farauk, kedatangan Pangdam beserta rombongan menjadi suntikan motivasi moral yang besar bagi seluruh jajaran prajurit di lapangan untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

 

“Besar harapan kami ini juga bisa mendongkrak dan meningkatnya kemajuan pembangunan di Kabupaten Ponorogo, baik itu pembangunan Brigif TP dan Yonif TP maupun Jembatan Perintis Garuda yang manfaatnya sangat dirasakan oleh rakyat,”pungkasnya. roh

Tag :

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga pukul 21.00 wib semalam, kota Jakarta aman. Polda Metro Jaya mengungkap adanya sejumlah kelompok yang terafiliasi anarko yang diduga…

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rapat digelar ketika massa Demo 27 Agustus menyampaikan aspirasi di depan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Namun, agenda tersebut masih…

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penambahan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi G…