Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Madiun menyerahkan surat tugas kepada tenaga pendidik dan kependidikan di Pendopo Ronggo Djumeno. SP/ MDN
Wakil Bupati Madiun menyerahkan surat tugas kepada tenaga pendidik dan kependidikan di Pendopo Ronggo Djumeno. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili para guru dan tenaga kependidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur bakal menggeser tempat kerja sebanyak 450 ASN serta PPPK. Kebijakan tersebut ditandai dengan penyerahan surat tugas kepada pendidik serta tenaga kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan setempat.

"Pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan. Karena itu, penugasan yang mendekatkan tempat kerja dengan domisili diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja sekaligus pelayanan pendidikan kepada masyarakat," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Agus Sucipto, Selasa (09/06/2026).

Sementara itu, untuk penerbitan surat tugas tersebut merupakan upaya meningkatkan efektivitas kinerja dan mutu pelayanan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. Pasalnya, banyak tenaga pendidik yang harus menempuh perjalanan cukup jauh setiap hari untuk menuju tempat kerja. Dengan penugasan yang lebih dekat dengan tempat tinggal, maka biaya transportasi dapat ditekan secara signifikan.

Dan saat ini, sebanyak 450 surat tugas diterbitkan dalam program tersebut. Surat tugas diberikan kepada pegawai yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, serta PPPK paruh waktu yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mengatakan kebijakan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan birokrasi melalui efisiensi biaya operasional yang selama ini ditanggung pegawai. Selain memberikan manfaat ekonomi, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan disiplin kerja pegawai. 

Jarak tempuh yang lebih pendek dinilai dapat mengurangi kelelahan selama perjalanan, sehingga guru dan tenaga kependidikan dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas. "Kalau perjalanan lebih dekat, mereka bisa datang lebih tepat waktu, lebih disiplin, dan lebih fokus bekerja. Harapannya pelayanan pendidikan kepada anak didik Kabupaten Madiun juga semakin maksimal," kata Wabup. md-01/dsy

Berita Terbaru

IPM Kota Mojokerto Masuk Kategori Sangat Tinggi

IPM Kota Mojokerto Masuk Kategori Sangat Tinggi

Senin, 29 Jun 2026 16:01 WIB

Senin, 29 Jun 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran menjadi salah satu kunci keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam meningkatkan k…

Dukung Benahi Kinerja Camat dan Lurah, Cak Yebe: Pejabat Harus Sigap Layani Warga

Dukung Benahi Kinerja Camat dan Lurah, Cak Yebe: Pejabat Harus Sigap Layani Warga

Senin, 29 Jun 2026 15:57 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko mendukung langkah Wali Kota Surabaya yang memberikan peringatan kepada jajaran K…

Sertijab Pj Kepala Desa Kepada Kepala Desa Terlantik Desa Balongdowo Candi

Sertijab Pj Kepala Desa Kepada Kepala Desa Terlantik Desa Balongdowo Candi

Senin, 29 Jun 2026 15:39 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Serah Terima Jabatan dari Pj Kepala Desa Desa  Balongdowo Kecamatan Candi kepada Kepala desa terpilih  Moch Yatim , S.A.P. b…

Okupansi Hotel di Malang Ditargetkan Tembus 80 Persen saat Libur Panjang Sekolah

Okupansi Hotel di Malang Ditargetkan Tembus 80 Persen saat Libur Panjang Sekolah

Senin, 29 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama momen libur sekolah tahun 2026, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang telah menargetkan tingkat…

Disnaker Probolinggo Dorong Dunia Kerja Ramah dan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Disnaker Probolinggo Dorong Dunia Kerja Ramah dan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 29 Jun 2026 15:08 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui dialog interaktif Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan (ULDK) bersama sejumlah organisasi penyandang disabilitas di…

Lewat Bantuan Program ‘Anting Emas’, Pemkab Magetan Mampu Tekan Angka Stunting

Lewat Bantuan Program ‘Anting Emas’, Pemkab Magetan Mampu Tekan Angka Stunting

Senin, 29 Jun 2026 15:02 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berkomitmen melalui…