Presiden Bolivia, Risau Gelombang Demonstrasi Anti-pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Bolivia Rodrigo Paz
Presiden Bolivia Rodrigo Paz

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ditengah demo mahasiswa di beberapa kota di Indonesia, Presiden Bolivia Rodrigo Paz telah mendeklarasikan keadaan darurat usai gelombang demonstrasi di negerinya terjadi selama beberapa pekan. Status darurat nasional ini memberi militer wewenang untuk membuka blokade oleh demonstran yang telah mengganggu pasokan makanan dan bahan bakar.

Dilansir Aljazeera, Minggu (21/6/2026), barikade demonstrasi yang telah didirikan di jalan-jalan utama secara efektif mengisolasi ibu kota administratif, La Paz. Para demonstran menyerukan Paz untuk mundur karena langkah-langkah penghematan telah menghentikan perekonomian selama 50 hari terakhir.

Berpidato kepada warganya pada Sabtu (20/6) pagi, Paz mengatakan blokade anti-pemerintah bukan lagi protes sosial tetapi upaya terorganisir untuk menggoyahkan demokrasi Bolivia.

"Ini bukan keadaan darurat untuk membatasi kehidupan masyarakat. Ini adalah keadaan darurat untuk mengembalikan kebebasan masyarakat," kata presiden dalam pidato yang disiarkan televisi.

Ia mengatakan keadaan darurat tersebut untuk memastikan pasokan bahan bakar, yang telah terganggu oleh blokade jalan yang menyebabkan truk tangki terhenti.

Menurut pernyataan pemerintah, dekrit tersebut akan berlaku selama 90 hari tetapi dapat dicabut lebih awal jika "kekerasan dan ancaman terhadap penduduk berakhir".

Namun lebih spesifiknya, dekrit tersebut melarang "memblokir jalan, jalur, dan jalan raya dengan cara yang memengaruhi transportasi dan pasokan".

Perintah tersebut juga memerintahkan angkatan bersenjata untuk sementara mendukung polisi "dalam memulihkan ketertiban, membuka kembali jalan, dan melindungi penduduk."

Selama lima minggu terakhir, gelombang protes telah meletus melawan langkah-langkah penghematan Paz, yang termasuk pembatalan subsidi bahan bakar dan masalah lainnya.

Namun, aksi protes tersebut telah menyebabkan konfrontasi kekerasan antara demonstran dan polisi anti huru hara, yang mengakibatkan 365 penangkapan dan 37 luka-luka, menurut pihak berwenang.

Setidaknya 17 orang juga meninggal, sebagian besar terkait dengan kurangnya perawatan medis karena gangguan transportasi, kata kantor ombudsman Bolivia dan organisasi hak asasi manusia.

Namun selama protes berlangsung, bisnis tutup, rak-rak supermarket kosong, dan rumah sakit kehabisan oksigen. Beberapa sektor masyarakat telah menyerukan Paz untuk memulihkan ketertiban di negara itu melalui kekerasan. n afp, int

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …