Paguyupan Ternak Rakyat Indonesia Bawa 5 Tuntutan Aksi Damai di DPRD Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur, Emil Dardak, menemui para anggota paguyuban. SP/ Athaya Moch
Wakil Gubernur, Emil Dardak, menemui para anggota paguyuban. SP/ Athaya Moch

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ratusan peternak dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam Paguyuban Ternak Rakyat Indonesia menjalankan aksi damai di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya. Para peternak yang melangsungkan aksi ini membawa 5 tuntutan terhadap pemerintah, salah satu tuntutan yang di bawah adalah Penegakan Harga Acuan Pembelian (HAP).

Aksi yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya ini berjalan dengan tertib. Para anggota aksi yang datang berasal dari berbagai kabupaten di Jawa Timur untuk 1 tujuan yang sama, yaitu menyampaikan tuntutan yang dibawa.

Korlap Aksi, Yesi Yuni Astuti menyebut, kondisi peternak yang semakin tertekan lantaran harga telur di tingkat peternak yang terus menurun di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional, serta berkembangnya peternakan layer dengan skala yang besar seingga mengakibatkan ketidakstabilan supply and demand.

“Ketidakstabilan harga telur dan meningkat nya harga pakan ayam tiap minggunya menyebabkan banyak peternak yang tertekan dan mengalami kerugian, maka dari itu kami meminta pemerintah melalui Satgas Pangan Polri melakukan langkah nyata, agar harga telur di tingkat peternak membaik sesuai surat edaran yang telat di terbitkan BAPANAS No.285/TS.02.02/K/2026, Tanggal 09 Juni 2026 guna menjaga stabilitas harga dan melindungi peternak,” Kata Yesi Yuni Astuti Di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (29/06/2026)

Berikut 5 Tuntutan yang di bawah oleh massa aksi damai Paguyuban Peternak Rakyat Indonesia Di depan Gedung DPRD Jawa Timur, diantaranya, yang pertama Penegakan Harga Acuan Pembelian (HAP), kedua Transparansi Harga Pangan, lalu ketiga yakni Perlindungan Usaha Peternak Rakyat, yang didalamnya turut meminta DPRD Jawa Timur ikut memperjuangkan Perlindungan usaha peternakan rakyat dari monopoli korporasi besar.

Selain itu juga turut meminta pemerintah secepatnya menetapkan budidaya ayam ras petelur dalam Daftar Negatif Investasi dan membatasi izin populasi budidaya ayam ras petelur. Tak hanya itu, penghapusan Permentan 10 tahun 2024 pasal 24 huruf C yang berbunyi "Paling tinggi 2 produksi DOC final stock (FS) dari pelaku usaha integrasi dan pembibitan parent stock (PS) dialokasi untuk kepentingan sendiri dan atau peternak mitra guna pemenuhan kebutuhan dalan negeri".

Lanjut, tuntutan keempat, yakni Peningkatan Serapan Telur Peternak Rakyat dan terakhir, yakni Menjaga Ketahanan Pangan Berbasis Peternakan Rakyat. Dimana, para Massa Aksi Damai sempat ditemui oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Wakil Gubernur Jawa Timur ini kemudian berdialog dan berdiskusi langsung dengan massa aksi damai serta berjanji akan terus berada di pihak peternak dan selalu mengawal massa aksi damai hingga mendapat apa yang diharapkan.

Seusai ditemui oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, para anggota paguyuban melanjutkan diskusinya di dalam Gedung DPRD Jawa Timur dengan para pejabat yang dituju. Zafran

Berita Terbaru

Okupansi Hotel di Malang Ditargetkan Tembus 80 Persen saat Libur Panjang Sekolah

Okupansi Hotel di Malang Ditargetkan Tembus 80 Persen saat Libur Panjang Sekolah

Senin, 29 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama momen libur sekolah tahun 2026, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang telah menargetkan tingkat…

Disnaker Probolinggo Dorong Dunia Kerja Ramah dan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Disnaker Probolinggo Dorong Dunia Kerja Ramah dan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 29 Jun 2026 15:08 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui dialog interaktif Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan (ULDK) bersama sejumlah organisasi penyandang disabilitas di…

Lewat Bantuan Program ‘Anting Emas’, Pemkab Magetan Mampu Tekan Angka Stunting

Lewat Bantuan Program ‘Anting Emas’, Pemkab Magetan Mampu Tekan Angka Stunting

Senin, 29 Jun 2026 15:02 WIB

Senin, 29 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berkomitmen melalui…

BPPD Sidoarjo Gelar Puncak Pengundian Hadiah DIJAPRI Tahun 2026 

BPPD Sidoarjo Gelar Puncak Pengundian Hadiah DIJAPRI Tahun 2026 

Senin, 29 Jun 2026 14:44 WIB

Senin, 29 Jun 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo melalui Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) dan Bank Jatim menggelar acara Pengundian Hadiah Digital Jayandaru Tax …

Usai Dilantik, Kades Piryantono Bakal Genjot Infrastruktur dan Atasi Sampah

Usai Dilantik, Kades Piryantono Bakal Genjot Infrastruktur dan Atasi Sampah

Senin, 29 Jun 2026 14:02 WIB

Senin, 29 Jun 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kepala Desa (Kades) Janti, Kecamatan Tarik, Piryantono dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Sidoarjo Haji Subandi, SH. Dia…

DPMPTSP Kota Mojokerto Gelar FKP untuk Tingkatkan Pelayanan Perizinan dan Iklim Investasi Kota Mojokerto

DPMPTSP Kota Mojokerto Gelar FKP untuk Tingkatkan Pelayanan Perizinan dan Iklim Investasi Kota Mojokerto

Senin, 29 Jun 2026 13:58 WIB

Senin, 29 Jun 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto membuka ruang dialog bersama masyarakat, pelaku usaha, akademisi, organisasi profesi, dan media melalui …