Demi Kenyamanan Warga, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Satpol PP Surabaya memasang stiker pelanggaran di Kota Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya
Petugas Satpol PP Surabaya memasang stiker pelanggaran di Kota Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu upaya agar tidak mengganggu warga sekitar, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan usaha di kawasan permukiman supaya sesuai dengan peruntukannya. Pasalnya, kawasan permukiman tidak diperuntukkan bagi kegiatan usaha yang berpotensi menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.

"Jadi setiap tempat usaha itu harus sesuai dengan peruntukannya. Kalau di daerah pemukiman, maka tidak boleh digunakan untuk usaha kecuali untuk rumah kos seperti itu, tapi tidak untuk usaha yang menyebabkan masalah atau mengganggu masyarakat di sekitarnya," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa (30/06/2026).

Oleh karenanya, pihaknya memastikan, tempat usaha yang berada di kawasan permukiman tanpa mengantongi izin tidak akan diperbolehkan beroperasi. Dan untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Surabaya mengajak masyarakat ikut berperan aktif melakukan pengawasan terhadap keberadaan tempat usaha di lingkungan masing-masing. Warga diminta berkoordinasi aparatur sipil negara (ASN) Pendamping maupun pengurus RT/RW.

"Jadi saya pastikan, kalau mereka ada di tempat pemukiman, tidak memiliki izin maka harus ditutup. Karena itu saya nyuwun tolong (minta tolong) kepada warga Surabaya kalau di dalam lingkungannya, di dalam kampungnya, ada tempat usaha, tolong segera tanyakan kepada Satu ASN Satu Pendamping di setiap RW,  lurah dan camat untuk menanyakan apakah ada izinnya diperbolehkan atau tidak," ujarnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan langkah penutupan akan dilakukan apabila usaha tersebut terbukti melanggar ketentuan dan mengganggu kenyamanan warga. Menurutnya, pengawasan terhadap kesesuaian lokasi usaha membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. "Maka kita harus tutup tempat usaha itu agar tidak mengganggu masyarakat yang ada di sekitarnya," ujarnya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Tingkatkan Nilai Tambah, Trenggalek Ubah Kohe Jadi Pupuk Organik Berkualitas

Tingkatkan Nilai Tambah, Trenggalek Ubah Kohe Jadi Pupuk Organik Berkualitas

Senin, 20 Jul 2026 14:13 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah peternakan yang sebelumnya kurang termanfaatkan secara…

Alami Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Mulai Dropping Bantuan Air Bersih

Alami Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Mulai Dropping Bantuan Air Bersih

Senin, 20 Jul 2026 14:06 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menyalurkan bantuan air bersih (dropping air…

Melek Robotika, Dispersip Probolinggo Cetak Guru Mengajar Berbasis STEAM

Melek Robotika, Dispersip Probolinggo Cetak Guru Mengajar Berbasis STEAM

Senin, 20 Jul 2026 14:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran coding dan robotika sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan…

Pantai Tulungagung Dipenuhi Limbah Popok Sekali Pakai hingga Capai 52 Kilogram

Pantai Tulungagung Dipenuhi Limbah Popok Sekali Pakai hingga Capai 52 Kilogram

Senin, 20 Jul 2026 13:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Destinasi wisata perlu dijaga kebersihannya dan keasrian-nya agar wisatawan yang berkunjung aman serta nyaman, sekaligus dapat…

Cegah Stunting Sejak Pra-Nikah, Dinkes Probolinggo Perkuat Skrining Calon Pengantin

Cegah Stunting Sejak Pra-Nikah, Dinkes Probolinggo Perkuat Skrining Calon Pengantin

Senin, 20 Jul 2026 13:22 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan calon pengantin, Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Matangkan Digitalisasi Retribusi Pasar, Pemkab Probolinggo Tetapkan 4 Pasar Jadi Pilot Project

Matangkan Digitalisasi Retribusi Pasar, Pemkab Probolinggo Tetapkan 4 Pasar Jadi Pilot Project

Senin, 20 Jul 2026 13:10 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan optimalisasi pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…