Musim Kemarau, Air Waduk Wonorejo Tulungagung Mulai Alami Penyusutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bendungan Wonorejo Tulungagung mulai mengalami penurunan permukaan air (tingkat elevasi). SP/ TLG
Bendungan Wonorejo Tulungagung mulai mengalami penurunan permukaan air (tingkat elevasi). SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kondisi permukaan air (elevasi) di Bendungan Wonorejo Tulungagung mulai mengalami penurunan saat musim kemarau. Dan saat ini, permukaan air di Bendungan Wonorejo sudah mulai turun setinggi 169,74 meter. Meski demikian, Perum Jasa Tirta (PJT) I memastikan fenomena itu tidak akan mengganggu kebutuhan air baku dan irigasi masyarakat.

“Kami pastikan kondisi ini tidak mengganggu kebutuhan air baku dan irigasi untuk masyarakat,” ujar Kepala Sub Divisi Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Sungai Brantas 2 PJT I, Nina Meitasari, Selasa (30/06/2026).

Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi, pihak  PJI I untuk mengisi waduk dan diatur melalui rencana alokasi air tahunan saat musim hujan, agar kebutuhan air masyarakat tetap tercukupi selama kemarau hingga memastikan jika ketersediaan air untuk kebutuhan air baku dan air irigasi di Tulungagung selama musim kemarau tetap aman. 

Bahkan Bendungan Wonorejo tetap mampu bertahan meski tidak ada aliran air yang masuk (Inflow) sampai akhir tahun 2026. “Kami tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat terutama untuk kebutuhan air baku dan irigasi untuk masyarakat Tulungagung dan sekitarnya,” ungkapnya.

​Berdasarkan simulasi perhitungan, permukaam air pada Bendungan Wonorejo diperkirakan akan terus menurun hingga menyentuh angka 154 meter. Namun saat akhir tahun, biasanya kembali naik seiring mulai memasuki musim penghujan.

Saat ini, layanan irigasi dari Bendungan Wonorejo diketahui mampu mencakup area seluas lebih dari 7 ribu hektare. Dimana coverage atau cakupan kebutuhan irigasi itu untuk wilayah Tulungagung dan sekitarnya. “Bendungan Wonorejo ini melayani kebutuhan irigasi kepada masyarakat dengan cakupan seluas 7 ribu hektare,” ujarnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Sidang perdana kasus dugaan korupsi tanah kas desa dengan terdakwa Kepala Desa (Kades) Jenangan, Toni Ahmadi Bin Yahmin, di Pengadilan …

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar…

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, berada di Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan…

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta persidangan dugaan korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dinilai membuka peluang munculnya tersangka baru. …