SURABAYAPAGI.com, Kediri - Baru-baru ini, warga di Dusun Jomblang, Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri dikagetkan dengan suara keras dari arah belakang rumah salah satu warga. Dan setelah dicari, ternyata ditemukan seekor sapi yang tercebur di dalam sumur. Peristiwa itu terjadi di rumah milik Katimin.
Dan menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengevakuasi seekor sapi limosin yang tercebur di dalam sumur sedalam sekitar 25 meter tersebut. Saat proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Petugas kemudian berhasil mengangkatnya. Setelah berhasil diangkat ke permukaan, sapi tersebut diketahui telah mati akibat tenggelam di dalam air sumur.
"Setelah dilakukan pemeriksaan sapi milik Katimin diketahui telah terjatuh ke dalam sumur sehingga kepala dusun setempat menghubungi Damkar Pos Pare untuk meminta bantuan evakuasi," jelas Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono, Kamis (02/07/2026).
Ia menambahkan, petugas dari Bidang Pencegahan Kebakaran kemudian menuju lokasi dan melakukan evakuasi menggunakan tali karmantel, tali webbing, serta body harness untuk mengangkat sapi dari dasar sumur. Petugas berusaha keras agar sapi bisa secepatnya dievakuasi.
“Sapi berhasil dievakuasi, namun kondisinya sudah mati karena tenggelam di kedalaman air sumur,” kata dia.
Diketahui, untuk kasus sapi yang tercebur kedalam sumur tersebut, merupakan sapi jenis limosin berusia sekitar 4,5 bulan dengan bobot kurang lebih 160 kilogram (Kg). Petugas pun mengenakan alat kelengkapan pribadi, sehingga proses evakuasi pun juga bisa berlangsung aman. “Ruang sumur yang sempit dan minimnya suplai oksigen menjadi kendala saat evakuasi berlangsung,” kata dia.
Pasca evakuasi, untuk bangkai sapi juga telah diserahkan kepada pemilik untuk penanganan lebih lanjut. Pihaknya juga memberikan imbauan agar pemilik ternak selalu mengawasi ternaknya demi mencegah kejadian serupa seperti tali yang dibuat kencang dan selalu mengecek kondisi ternaknya. kd-01/dsy
Editor : Redaksi