Penjualan Seragam di Pasar Ngawi Menurun Jelang Tahun Ajaran Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjualan seragam sekolah di pasar. SP/Foto:Joanito De Saojoao
Ilustrasi. Penjualan seragam sekolah di pasar. SP/Foto:Joanito De Saojoao

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menjelang Tahun Ajaran Baru, omzet penjualan seragam sekolah di Pasar Besar Ngawi justru mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang diduga akibat kondisi ekonomi saat ini.

Penurunan ini dirasakan langsung oleh salah satu pedagang seragam setempat, Betty yang merasakan kondisi pasar sangat kontras jika dibandingkan dengan musim masuk sekolah pada tahun lalu. 

Padahal, biasanya, sepekan sebelum hari pertama masuk sekolah, toko seragam miliknya sudah dipadati pembeli sejak pagi hari. Namun, kondisi saat ini berbanding terbalik. Padahal, hari pertama masuk sekolah tinggal menghitung hari. Semestinya, inilah puncak musim panen bagi para pedagang seragam. Namun kenyataan berkata lain.

Betty mengungkapkan melihat penurunan omzet yang drastis, dirinya mulai menerapkan strategi khusus agar usahanya tetap bisa bertahan. Strategi utamanya adalah menjaga kelengkapan produk dan memberikan layanan pemesanan khusus.

"Penurunannya lumayan jauh. Biasanya satu minggu sebelum masuk sekolah itu dari pagi kami sudah disibukkan dengan pembelian seragam secara ecer maupun grosir. Kalau sekarang, kadang siang baru ada pembeli," ujar Betty, Rabu (08/07/2026).

Lebih lanjut, Betty menambahkan bahwa sebagian besar pembeli yang datang saat ini merupakan pelanggan setia yang sudah pernah berbelanja di tokonya pada tahun-tahun sebelumnya. Untuk harga satu setel seragam, Betty mematok harga mulai dari Rp90.000 hingga Rp110.000. Harga tersebut menyesuaikan ukuran dan bahan.

Para pedagang pun tetap optimistis, jumlah pembeli akan merangkak naik dalam hari-hari terakhir menjelang tahun ajaran baru benar-benar dimulai. Sebab bagaimanapun juga, seragam sekolah tetaplah kebutuhan yang tak bisa ditunda, hanya menunggu waktu yang tepat bagi para orang tua untuk akhirnya melangkah kembali ke lorong-lorong pasar yang mereka kenal sejak lama. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …