Lewat Uji Pullorum, Pemkab Probolinggo Perketat Kesehatan dan Keamanan Unggas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Upaya pencegahan penyakit pada unggas sekaligus menjaga keamanan pangan asal hewan lewat uji Pullorum di Probolinggo. SP/Foto:Pemkab Probolinggo
Upaya pencegahan penyakit pada unggas sekaligus menjaga keamanan pangan asal hewan lewat uji Pullorum di Probolinggo. SP/Foto:Pemkab Probolinggo

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Lewat uji Pullorum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) terus memperkuat pengawasan kesehatan unggas sebagai upaya pencegahan penyakit pada unggas sekaligus menjaga keamanan pangan asal hewan.

Perlu diketahui, uji Pullorum merupakan kegiatan rutin yang wajib dilaksanakan pada seluruh unit usaha pembibitan unggas guna memastikan kesehatan ternak serta mencegah penyebaran penyakit. Selain itu, penyakit pullorum ini juga termasuk penyakit zoonosis yang dapat membahayakan kesehatan manusia melalui konsumsi telur maupun daging unggas yang terkontaminasi.

“Penyakit Pullorum dapat menimbulkan kerugian besar bagi peternak karena menyebabkan penurunan produksi telur, meningkatkan angka kematian ayam serta berpotensi menular kepada ayam bibit lainnya,” ujar Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Rabu (08/07/2026).

Sebanyak 867 sampel diperiksa pada unit usaha pembibitan ayam petelur (breeding farm) untuk mendeteksi keberadaan penyakit Pullorum yang disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum, yang melibatkan Diperta Kabupaten Probolinggo, UPT Laboratorium Kesehatan Hewan (Labkeswan) Malang dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. 

“Uji Pullorum merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penyakit zoonosis. Oleh karena itu, setiap unit usaha breeding farm wajib melaksanakan pengujian secara berkala sebagai bagian dari pengawasan kesehatan hewan,” jelasnya.

Dan apabila ditemukan kasus Pullorum, penanganan harus segera dilakukan melalui pemberian antibiotik sesuai ketentuan, pemberian vitamin serta peningkatan manajemen kesehatan ternak. Dan seluruh unit tersebut diwajibkan melaksanakan uji Pullorum secara rutin sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi kesehatan hewan.

“Melalui kegiatan pengawasan ini kami berharap kesehatan unggas tetap terjaga, produktivitas peternakan meningkat serta kualitas telur dan daging yang dihasilkan memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman dikonsumsi Masyarakat,” pungkasnya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…