Ratusan Warga Berburu Ikan ‘Mabuk’ saat Fenomena Musiman Koyo di Ranu Klakah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fenomena Koyo, Warga berburu ikan mabuk di Ranu Klakah Lumajang. SP/ MJ
Fenomena Koyo, Warga berburu ikan mabuk di Ranu Klakah Lumajang. SP/ MJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menyambut fenomena musiman "Koyo" atau ikan mabuk, kian ditunggu-tunggu ratusan warga yang mulai memadati Danau Ranu Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk menangkap ikan yang mengambang di permukaan air. Pasalnya, fenomena Koyo hampir selalu terjadi setiap tahun saat musim kemarau. 

Menurut Agus, warga Kecamatan Klakah, dirinya hanya perlu berbekal tombak bambu, jaring, dan jala, warga berburu ikan dari tepian hingga ke tengah danau menggunakan rakit.  "Kalau warga ya senang, tapi yang punya keramba rugi karena ikannya mabuk semua," kata Agus di Ranu Klakah, Senin (13/07/2026).

Selain iut, warga lainnya, Zuremi, mengatakan fenomena ikan mabuk bukan lagi hal baru bagi masyarakat di sekitar Ranu Klakah. Menurut dia, peristiwa tersebut biasanya muncul ketika suhu udara di kawasan danau menjadi lebih dingin pada puncak musim kemarau. 

"Hampir tiap tahun. Kalau udaranya dingin, biasanya ikannya keluar," ujarnya. 

Untuk jenis ikan yang paling banyak muncul ke permukaan ialah ikan nila dan udang. Sehingga, tak heran jika adanya fenomena tersebut menjadi berkah bagi warga karena mereka dapat memperoleh ikan dengan lebih mudah.

Dan melimpahnya hasil tangkapan membuat sejumlah warga membuka lapak penjualan ikan dadakan di bahu jalan sekitar Danau Ranu Klakah. Pasokan ikan yang meningkat menyebabkan harga jual di tingkat pedagang ikut turun.

Bahkan, salah seorang pedagang, Yulis, mengatakan harga ikan nila kini dijual Rp 28.000 per kilogram, turun dari sebelumnya sekitar Rp 33.000 per kilogram. "Sekarang dijual Rp 28.000 per kilogram, sebelumnya sekitar Rp 33.000 per kilogram," ujar Yulis. lj-04/dsy

Berita Terbaru

Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim

Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim

Minggu, 02 Agu 2026 17:01 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 17:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pengelolaan mangrove dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem pesisir oleh Pemkab Lamongan, kembali mendapat apresiasi di…

Beri Kenyamanan Akses Warga, Pemdes Klantingsari Bangun Jalan Paving

Beri Kenyamanan Akses Warga, Pemdes Klantingsari Bangun Jalan Paving

Minggu, 02 Agu 2026 15:24 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Memberi pelayanan prima bagi masyarakat terus dimaksimalkan Pemerintahan Desa (Pemdes) Klantingsari, Kecamatan Tarik. Salah s…

Pasca Beroperasinya MBG, Harga Ayam Broiler di Probolinggo Naik Rp38 Ribu per Kg

Pasca Beroperasinya MBG, Harga Ayam Broiler di Probolinggo Naik Rp38 Ribu per Kg

Minggu, 02 Agu 2026 15:11 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Setelah berakhirnya masa libur sekolah dan kembali berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sejumlah bahan pangan…

Jelang Panen Raya, Harga Bawang Merah di Pasar Nganjuk Justru Anjlok

Jelang Panen Raya, Harga Bawang Merah di Pasar Nganjuk Justru Anjlok

Minggu, 02 Agu 2026 14:54 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Menjelang panen raya, harga bawang merah di Nganjuk justru anjlok yang juga memicu anjloknya harga sejumlah komoditas pertanian di…

Pembukaan Kembali Jalan Puncak Kali Lahor: Kapolres Blitar & Malang Capai Kesepakatan dengan PJT I

Pembukaan Kembali Jalan Puncak Kali Lahor: Kapolres Blitar & Malang Capai Kesepakatan dengan PJT I

Minggu, 02 Agu 2026 14:52 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Polemik batasan akses di Jalan Puncak Bendungan Lahor yang menghubungkan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang membuahkan titik t…

Utang Piutang Berujung Penganiayaan, Oknum Kades di Bungkal Ponorogo Ini Dipolisikan 

Utang Piutang Berujung Penganiayaan, Oknum Kades di Bungkal Ponorogo Ini Dipolisikan 

Minggu, 02 Agu 2026 14:36 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 14:36 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kasus penganiayaan berat yang menyeret nama pejabat pemerintahan desa kembali mencoreng Kabupaten Ponorogo.    Ini setelah Seorang o…