Tim KKN-T 14 Desa Bulang Gelar Sosialisasi PHBS dan Cek Kesehatan Gratis guna Mewujudkan Hidup Sehat Bersama Kader PKK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim KKN UMSIDA bersama kader PKK dalam kegiatan sosialisasi PHBS di kantor desa Bulang. SP/HIKMAH
Tim KKN UMSIDA bersama kader PKK dalam kegiatan sosialisasi PHBS di kantor desa Bulang. SP/HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sering hanya dipahami sebagai slogan, padahal penerapannya butuh kesadaran yang dibangun terus-menerus di tingkat keluarga. Karena itu, mahasiswa KKN Terpadu Kelompok 14 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar sosialisasi bertema "Membangun Budaya PHBS yang Progresif untuk Mewujudkan Keluarga Sehat, Mandiri, dan Berkualitas."

Kegiatan ini juga dilengkapi cek gula darah gratis bagi kader PKK Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Acara berlangsung di Pendopo Balai Desa Bulang pada Senin, 13 Juli 2026, dan diikuti seluruh kader PKK.

Program ini disusun karena kader PKK dinilai berperan strategis menjangkau keluarga di Desa Bulang. Mereka dianggap penggerak yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga penguatan pemahaman soal PHBS diharapkan menular ke rumah tangga secara berkelanjutan, bukan berhenti di forum sosialisasi. 

Sekretaris PKK Desa Bulang, Ibu Nisa, mengapresiasi inisiatif ini. "Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena kader PKK memang harus terus dibekali ilmu," ujarnya. Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan rutin. "Harapan saya, kader PKK jadi lebih mandiri dan percaya diri menyampaikan edukasi kesehatan, dan kesadaran menjaga kesehatan tertanam sampai ke tiap keluarga," ungkapnya.

Materi disampaikan oleh Devi Abelia Riduwani dan dipandu Siti Nur Diana, keduanya anggota Kelompok KKN Terpadu 14. Materi mencakup tujuan dan manfaat PHBS, sepuluh indikator PHBS rumah tangga sesuai Permenkes RI No. 2269/MENKES/PER/XI/2011 — mulai dari persalinan dengan tenaga kesehatan, ASI eksklusif, cuci tangan pakai sabun, penggunaan air bersih, hingga larangan merokok di dalam rumah.

Ada juga materi tambahan soal PHBS bagi lansia dan perempuan menopause, plus tips praktis penerapan PHBS sehari-hari.

Sosialisasi berlangsung interaktif, kader PKK turut berbagi persoalan kesehatan yang sering mereka temui, seperti minimnya kesadaran warga untuk periksa kesehatan rutin.

Selain materi, kegiatan ini menghadirkan cek gula darah gratis yang ditangani langsung oleh DPL Kelompok KKN-T 14, Dr. Nurul Azizah, S.Keb., Bd., M.Sc., dibantu mahasiswa anggota kelompok. Kehadiran DPL memberi nilai tambah karena kader tak hanya menerima hasil, tapi juga penjelasan medis yang mudah dipahami.

 "Pemeriksaan gula darah sederhana ini penting dilakukan berkala, terutama bagi kader PKK yang usianya rata-rata di atas empat puluh tahun. Gula darah tinggi sering tidak bergejala di awal, jadi deteksi dini jadi kunci pencegahan komplikasi diabetes," jelas Dr. Nurul Azizah.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa kader dengan gula darah di atas normal. Mereka direkomendasikan periksa lebih lanjut ke fasilitas kesehatan terdekat dan mengatur pola makan. 

Temuan ini menegaskan bahwa PHBS bukan formalitas, melainkan intervensi yang menyentuh kondisi kesehatan nyata warga.

Perangkat Desa Bulang, Ibu Ayu, turut mengapresiasi kegiatan ini. "Kami dari pemerintah desa sangat terbantu. Selain menambah wawasan kader soal PHBS, warga juga jadi lebih terbuka soal pentingnya cek kesehatan sejak dini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut, bukan hanya selama KKN," ujarnya.

Antusiasme kader terlihat sepanjang acara. Ibu Rani, salah satu kader, baru mengetahui gula darahnya tergolong tinggi. "Selama ini saya tidak pernah cek karena merasa sehat-sehat saja. Setelah tahu hasilnya, saya jadi lebih waspada dan akan mengurangi konsumsi gula," ungkapnya.

Kesan senada disampaikan Ibu Siti. Menurutnya, sosialisasi dan cek gula darah gratis ini sangat membantu, terutama bagi kader yang jarang punya waktu dan biaya untuk periksa kesehatan. "Selain dapat ilmu PHBS, kami juga bisa cek kondisi tubuh tanpa keluar biaya. Semoga kegiatan seperti ini lebih sering diadakan," tuturnya.

Tasya Ulfa Anandita, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa ini baru langkah awal dari program kesehatan yang lebih luas di Desa Bulang. Kelompok KKN-T 14 akan memantau kader dengan gula darah tinggi, sekaligus mendorong kader meneruskan materi PHBS ke warga lewat pertemuan rutin PKK RT/RW. Kelompok ini juga berencana menambah jenis pemeriksaan gratis pada kegiatan berikutnya, salah satunya cek asam urat.

"Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti sampai hari ini. Harapan kami, PHBS benar-benar diterapkan dan diteruskan kader ke warga di lingkungannya," ujar Tasya.

Menurutnya, Melalui sinergi edukasi dan layanan kesehatan langsung, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni satu hari, melainkan menjadi pemantik budaya hidup bersih dan sehat yang tumbuh dari kesadaran keluarga di Desa Bulang.Hik

 

Penulis: Tasya Ulfa Anandita dan Siti Nur Diana

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…