Covid, Tak Surutkan Warga Tepi Bengawan Solo Berburu Ikan Mabuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Warga berlomba-lomba menangkap ikan mabuk di Sungai Bengawan Solo. SP/MUHAJIRIN KASRUN 
Caption: Warga berlomba-lomba menangkap ikan mabuk di Sungai Bengawan Solo. SP/MUHAJIRIN KASRUN 

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih menjadi bayang-bayang masyarakat, namun kondisi demikian tak menyurutkan ratusan warga di Desa Durikulon Kecamatan Laren Lamongan, beberapa hari ini berburu ikan mabuk di Sungai Bengawan Solo, seiring dengan kondisi air yang berganti dari jernih ke keruh kecoklatan menyusul hujan yang terjadi beberapa hari ini.

Karuan saja, aksi tangkap ikan yang oleh warga setempat dinamakan "ngumbo" disambut riang gembira oleh warga, karena aksi tangkap ikan mabuk ini hanya bisa dilakukan setahun sekali pergantian musim dari kemarau ke hujan, dan tradisi ini sudah berjalan puluhan tahun lamanya.

"Sangat senang sekali mas, apalagi ikan ngumbo (istilah masyarakat Lamongan menyebutnya) itu hanya terjadi sekali dalam setahun, tak nikmati ini mas," kata Tupa kepada kepada sejumlah wartawan.

Dalam menangkap ikan ini kata Tupa ia dan teman-teman nya tidak merasa kesulitan dan tak perlu susah payah membawa alat tangkap ikan, seperti jala, jaring atau lainnya. Warga cukup menangkap ikan tersebut dengan tangan kosong. 

Namun jika ingin mendapatkan tangkapan ikan yang lebih banyak mereka pun menggunakan alat tersebut. "Mudah sekali kok mas menangkap ikannya. Kita tinggal turun ke sungai dan mencarinya menggunakan tangan," jelasnya.

Ikan hasil tangkapan itu, biasanya oleh warga sekitar akan dijadikan sebagai lauk pauk saja. Namun jika tangkapan ikan mereka memperoleh banyak akan dijual dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan. "Karena di sepanjang sungai Bengawan Solo ini orang-orangnya pada mengambil ikan semua, maka harga jual ikan pun terbilang murah, tapi lumayan meskipun hasilnya tidak seberapa tapi hal ini lumayan bisa 

Namun tahun ini, tangkapan ikan yang tidak sebanyak tahun sebelumnya, hal itu disebabkan karena perubahan warna air sungai tidak begitu keruh. Meski demikian pihaknya tetap senang dengan adanya kegiatan tersebut. "Lumayan mas bisa dibuat hiburan, apalagi di masa pandemik COVID-19 saat ini,"pungkas pria yang bertubuh jangkung itu.jir

 

Berita Terbaru

Gegara Masalah Asmara, Pria Nekat Panjat Tower di Sidoarjo Diduga Depresi

Gegara Masalah Asmara, Pria Nekat Panjat Tower di Sidoarjo Diduga Depresi

Kamis, 23 Apr 2026 10:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, warga di Desa Kwangsan, Sedati, Sidoarjo dibuat kaget dengan sosok pria yang tiba-tiba memanjat tower yang…

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Blitar - Dengan Program Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mengintensifkan pendekatan langsung ke masyarakat yang digelar di…

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - H. Bambang Pujianto, S.Sos, M.Si Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, mendorong modernisasi pengelolaan parkir untuk memaksimalkan…

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Penerapan restorative justice (RJ) dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di sebuah koperasi di Gresik menuai sorotan tajam. K…

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…