Viral Pasca Kemunculan Buaya, BPBD Imbau Warga Tak Mancing di Kali Jagir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Imbauan waspada buaya di sungai Jagir. SP/ IST
Imbauan waspada buaya di sungai Jagir. SP/ IST

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Usai viralnya kemunculan buaya muara di kawasan sungai atau Kali Jagir beberapa kali, kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mengimbau warga tidak melakukan aktivitas, termasuk memancing di kawasan tersebut, sehingga pihaknya melakukan pemasangan papan imbauan telah dilakukan pada 7 Juni 2026.

"Teman-teman (petugas BPBD) kemarin ya sempat mengimbau masyarakat pakai toa atau megaphone supaya tidak beraktivitas mancing, mandi di sungai. Termasuk kami koordinasi dengan satpamnya Jasa Tirta (di Pintu Air Jagir) untuk bantu supaya kalau ada orang apa beraktivitas di situ supaya dihalau," ujar Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya Arif Sunandar, Selasa (14/07/2026).

Tak hanya itu, pihaknya mengaku juga telah berkoordinasi dengan BKSDA terkait penanganan kemunculan buaya muara di kawasan tersebut. Sehingga petugas pun tidak melakukan penangkapan, namun mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diimbau segera lapor apabila melihat atau menemukan kemunculan buaya.

"Kita koordinasi juga sama teman-teman BKSDA. Menurut beliau memang ini ekosistemnya (buaya muara). Sehingga kami imbau tidak memancing. Kadang kan orang mancingnya biasanya agak turun itu (ke dekat sungai). Nah, itu kalau pas air laut enggak pasang memang bisa ke situ. Tapi kalau sudah airnya pasang biasanya badukan itu enggak kelihatan," imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, video kemunculan seekor buaya di kawasan Kali Jagir, Surabaya, viral di media sosial. Lokasinya disebut berada dekat dengan Pintu Air Jagir, Kecamatan Wonokromo. Tampak buaya bergerak pada siang hari, sementara tak jauh dari lokasi kemunculannya terlihat seorang pemancing sedang beraktivitas di tepi sungai. Ukuran buaya itu disebut cukup besar. Namun, kemunculannya hanya berlangsung beberapa saat sebelum kembali menyelam ke dalam air.

Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan BPBD Surabaya, buaya yang muncul diduga merupakan buaya muara dengan panjang sekitar 1,5 hingga 2 meter. Menurut Arif, kemunculan buaya di dekat Pintu Air Jagir termasuk fenomena baru. Pasalnya, lokasi kemunculan buaya berada sekitar 100 meter dari Pintu Air Jagir ke arah timur atau menuju muara. sb-05/dsy

Berita Terbaru

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan…

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan …