35 Ribu Guru SMA/SMK Jatim Belum Terima Tunjangan Fungsional, DPRD Desak Rp274 Miliar Masuk P-APBD 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Banggar DPRD Jawa Timur Rasiyo. SP/ RIKO
Anggota Banggar DPRD Jawa Timur Rasiyo. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 memanas. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim mendesak Pemerintah Provinsi segera mengalokasikan anggaran sebesar Rp274 miliar untuk membayar tunjangan fungsional lebih dari 35 ribu guru SMA dan SMK negeri di Jawa Timur yang hingga kini belum diterima.

Desakan tersebut disampaikan Anggota Banggar DPRD Jawa Timur Rasiyo dalam rapat pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 yang digelar pada Senin (4 Juli 2026). Menurutnya, pembayaran tunjangan fungsional merupakan hak guru yang tidak boleh lagi ditunda.

“Kebutuhan anggarannya sekitar Rp274 miliar dan harus dianggarkan dalam Perubahan APBD 2026. Ini sangat penting karena sejak awal tahun 2026 kami sudah menerima banyak keluhan dari para guru SMA dan SMK di seluruh Jawa Timur,” ujar Rasiyo.

Ia mengingatkan, apabila pembayaran tunjangan tersebut kembali tertunda hingga akhir tahun, kepercayaan para tenaga pendidik terhadap pemerintah daerah maupun DPRD akan menurun.

“Kalau tidak direalisasikan tahun ini, nanti guru-guru tidak percaya lagi kepada DPRD maupun Dinas Pendidikan. Ini menyangkut hak mereka,” tegasnya.

Rasiyo menjelaskan, berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, pembiayaan tunjangan guru semestinya dapat didukung melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Karena itu, ia meminta Pemprov Jatim segera melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan untuk mencari solusi pendanaan.

“Eksekutif sudah seharusnya berkomunikasi dengan Kemendagri dan Kemenkeu. Kalau memang diperlukan, Banggar juga siap memperjuangkannya melalui mekanisme administrasi, termasuk konsultasi kepada BPK RI. Bagi kami, hak guru wajib diperjuangkan bagaimanapun caranya,” katanya.

Menurut Rasiyo, secara kemampuan fiskal, APBD Jawa Timur sebenarnya masih memiliki ruang untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut.

“Secara fiskal kemampuan APBD Jawa Timur sangat mencukupi. Salah satu sumber pembiayaan yang bisa dimanfaatkan adalah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025,” ujarnya.

Sebelumnya, APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 telah ditetapkan dengan nilai pendapatan sekitar Rp26,3 triliun dan belanja sekitar Rp27,2 triliun. Dalam pembahasan Perubahan APBD, DPRD berharap belanja wajib, termasuk hak-hak tenaga pendidik, menjadi prioritas utama. 

DPRD menilai penyelesaian persoalan tunjangan fungsional tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan guru, tetapi juga menjadi indikator komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Banggar pun memastikan akan terus mengawal proses pembahasan P-APBD 2026 agar anggaran pembayaran tunjangan fungsional tersebut dapat direalisasikan pada tahun ini. rko

Berita Terbaru

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI,  Ponorogo-Rencana penyelenggaraan konser Josjis Fest 2026 di Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, mendapat penolakan dari sejumlah anggota …

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - PCNU Lamongan terus mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke 35, yang berlangsung di PP. Bahrul Ulum…

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gresik diwarnai persoalan serius yang patut menjadi perhatian seluruh p…

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur Bersama Sat Binmas Polres Blitar melaksanakan kegiatan Focus Group…

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…