Pasar Properti Bergeser ke Hunian Produktif, CitraLand Driyorejo Kenalkan Konsep Evander

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Gresik – Pengembang properti mulai menawarkan konsep hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan usaha keluarga.

Salah satunya dilakukan CitraLand Driyorejo CBD melalui peluncuran tipe hunian Evander.

Konsep tersebut diperkenalkan bersamaan dengan penyelenggaraan Kids Dash 3.0 yang diikuti 250 anak usia 4–12 tahun pada Sabtu (22/8/2026). Selain lomba lari kategori Race dan Fun Run, kegiatan tersebut juga diramaikan kompetisi kostum.

Evander ditawarkan dengan konsep rumah sekaligus toko dalam satu properti. Tipe hunian 63/74 dua lantai tersebut memiliki dua kamar tidur dan satu ruang toko, dengan harga yang ditawarkan mulai Rp1,3 miliar.

Konsep rumah produktif tersebut menyasar keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sekaligus ruang untuk menjalankan usaha tanpa harus memiliki properti terpisah.

General Manager CitraLand Driyorejo CBD mengatakan konsep tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan keluarga yang ingin menggabungkan aktivitas hunian dan ekonomi dalam satu lokasi.

“Evander kami hadirkan sebagai jawaban bagi keluarga yang ingin memiliki hunian sekaligus ruang untuk membangun usaha. Dengan konsep rumah dan toko dalam satu properti, kami ingin memberikan nilai lebih bagi pemilik,” ujarnya.

Konsep rumah sekaligus ruang usaha berpotensi menekan kebutuhan biaya untuk memiliki dua properti berbeda.

Pemilik dapat menggunakan lantai hunian untuk tempat tinggal, sementara ruang toko dimanfaatkan untuk kegiatan perdagangan atau jasa.

Dari sisi bisnis, lokasi menjadi faktor penting karena menentukan potensi lalu lintas konsumen.

Evander ditempatkan di area komersial dan berada di tepi jalan raya sehingga memiliki akses dan visibilitas yang mendukung aktivitas usaha.

Pengembang juga mengandalkan keberadaan pasar konsumen di sekitar kawasan. Salah satunya kawasan Perumnas yang disebut memiliki sekitar 16.000 penduduk.

Keberadaan populasi tersebut menjadi potensi pasar bagi usaha yang dijalankan penghuni, terutama untuk bisnis yang mengandalkan konsumen di lingkungan sekitar seperti kebutuhan harian, makanan, jasa, maupun usaha berbasis rumah.

Konsep tersebut memperlihatkan perubahan fungsi rumah di kawasan berkembang.

Properti tidak hanya dipandang sebagai aset tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menghasilkan pendapatan tambahan.

Selain potensi pasar, aksesibilitas menjadi salah satu faktor yang ditawarkan dalam pengembangan kawasan tersebut. Evander berada sekitar 700 meter dari akses Tol Surabaya–Mojokerto.

Kawasan CitraLand Driyorejo CBD juga dilengkapi sejumlah fasilitas, antara lain Ferris Wheel Sky View, Serenity Lake, clubhouse, lapangan basket, dan area komersial CBD.

Bagi keluarga, keberadaan fasilitas kawasan dapat mendukung kebutuhan aktivitas sehari-hari.

Sementara bagi pemilik usaha, kedekatan dengan area komersial dan akses jalan menjadi faktor yang dapat mendukung mobilitas konsumen maupun distribusi barang.

Peluncuran Evander di tengah kegiatan komunitas seperti Kids Dash 3.0 juga menunjukkan bahwa pengembangan kawasan properti kini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan unit rumah, tetapi turut membentuk lingkungan yang menggabungkan hunian, aktivitas ekonomi, fasilitas publik, dan komunitas.

Dengan konsep dua fungsi dalam satu bangunan, Evander menyasar segmen keluarga yang membutuhkan hunian sekaligus ruang usaha.

Model tersebut berpotensi menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha dari rumah tanpa harus menanggung biaya kepemilikan tempat usaha secara terpisah.

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…