Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
JPU KPK saat persidangan lanjutan kasus dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek Kota Madiun di pengadilan Tipikor Surabaya. SP/ WAF
JPU KPK saat persidangan lanjutan kasus dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek Kota Madiun di pengadilan Tipikor Surabaya. SP/ WAF

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Terdakwa perkara dugaan pemerasan bermodus dana CSR dan gratifikasi fee proyek, Maidi, mengaku tidak menyesali pembangunan yang dijalankannya selama memimpin Kota Madiun. Penyesalannya justru ditujukan pada ketidakmampuannya mengawasi langsung 34 organisasi perangkat daerah (OPD).

“Saya membangun kota. Apa yang saya lakukan demi rakyat, demi masyarakat. Saya tidak menyesal,” kata Maidi saat menjalani pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (10/9/2026).

Dalam keterangannya, Maidi mengaitkan perkara yang kini menyeretnya dengan keterbatasannya mengawasi seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Ia menyebut ada satu OPD yang luput dari pengawasannya hingga menimbulkan persoalan hukum.

“Saya tidak bisa mengawasi. Dari 34 OPD, ada satu yang seperti ini. Saya tidak bisa mengawasi secara langsung sehingga kejadian seperti ini membawa korban yang luar biasa. Pak Thariq, Pak Rochim, termasuk saya sendiri,” ujar Maidi.

Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tony F. Pangaribuan, menilai pernyataan Maidi belum menunjukkan penyesalan atas perbuatan yang didakwakan.

Menurut Tony, penyesalan seorang terdakwa semestinya disertai pengakuan telah berbuat salah dan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Memang ada fakta-fakta, kemudian rasa penyesalan itu akan kami nilai. Dalam persidangan, biasanya ada pengakuan bersalah bahwa saya merasa salah, lalu menyesal dan tidak akan mengulanginya. Namun, tadi bukan itu yang saya tangkap,” kata Tony.

Tony menegaskan, seluruh fakta persidangan, termasuk sikap dan keterangan Maidi selama menjalani pemeriksaan, akan menjadi bahan pertimbangan JPU KPK dalam menyusun surat tuntutan. Waf

Berita Terbaru

Tak Ada lagi Diskotik Baru di Surabaya

Tak Ada lagi Diskotik Baru di Surabaya

Senin, 05 Okt 2026 07:53 WIB

Senin, 05 Okt 2026 07:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya melarang pembukaan tempat hiburan malam baru. Di balik kebijakan tersebut terdapat persoalan ekonomi yang …

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid…

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari p…

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, dirayakan lumayan istimewa…

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Surabaya menggelar Sarasehan Politik yang di hadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad M…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…