Digerebek pada saat layani pelanggan di Hotel Oval

Bongkar Prostitusi Online Grup Facebook Despacito

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Praktik prostitusi online masih saja muncul. Faktanya, baru-baru ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membongkarnya. Salah satu germo berhasil ditangkap. Yaitu Iwan Cristiawan (36) warga Jalan Pandegiling 28 A Surabaya. Dia ditangkap setelah terbukti menjual seorang gadis berinisial WYN (19) kepada pria hidung belang melalui grup facebook (FB) berakun Despacito. Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan, penangkapan terhadap Iwan dilakukan pihaknya pada Jumat (15/9/2017) kemarin. Nama Iwan muncul setelah pihaknya menggerebek kamar 501 Hotel Oval Jalan Diponegoro, Surabaya. Sebab di kamar itulah, pihaknnya mendapat informasi bahwa WYN dijual Iwan untuk melayani pria hidung belang. “Nama germo (Iwan, red) muncul saat kami mengamankan korban (WYN, red). Sebab yang membooking kamar hotel tersebut adalah sang germo," sebut AKP Ruth Yeni, Selasa (26/9). Darisanalah, anggota Unit PPA Polrestabes Surabaya memburu Iwan. Tidak sulit menemukan keberadaan Iwan. Sebab dari pengakuan WYN, Iwan sedang menunggu tidak jauh dari hotel. Iwan kemudian berhasil ditangkap di sebuah warung. Iwan tak berkutik dan tak bisa mengelak. "Pelaku kami tangkap dengan barang bukti uang 400 ribu, yang merupakan uang hasil bisnis prostitusi online-nya tersebut," beber AKP Ruth Yeni. Setelah diamankan dan diperiksa, terungkap bahwa Iwan menawarkan korban dengan cara meng-upload foto korban ke salah satu grup FB Despacito. Selain foto korban, dia juga menyertakan caption tarif dan nomor hp miliknya. Itu dilakukan Iwan agar setiap pelanggan yang menginginkan jasa esek-esek, bisa langsung menghubunginya. Kali ini, oleh Iwan korban dibanderol 600 ribu untuk sekali kencan. Tarif itu bukan termasuk biaya sewa kamar. Jika ada pelanggan yang membooking, Iwan lantas mengatur kapan dan dimana pelanggan dan korban bisa bermalam untun kencan. Tempat yang biasa dipilih Iwan adalah hotel Oval. Setelah deal, korban diantar Iwan menuju hotel untuk bertemu dengan pelanggan. Saat korban melayani pelanggan, Iwan menunggu tidak jauh dari hotel. Setelah pelanggan membayar 600 ribu, Iwan langsung memotongnya 200 ribu. Dan sisanya diberikan kepada korban. Sementara itu, kepada polisi Iwan mengaku sudah mengenal korban sejak tiga bulan lalu. Mereka saling mengenal juga dari FB. Awalnya saling cerita hingga korban meminta untuk dicarikan pekerjaan lantaran butuh uang. Setelah itu, Iwan justru menawarkan pekerjaan esek esek tersebut. Kendati Iwan seringkali menawarkan cewek di grup FB Despacito itu, Namun, Iwan berdalih baru kali ini ada yang membooking. "Kami akan terus mengembangkan kasus ini. Karena kami menduga, tersangka (Iwan, red) sudah menjual banyak korban. Kami akan terus korek keterangan dari tersangka," tandas AKP Ruth Yeni. bkr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru