SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sri Murniati (50) PNS Pemkot Madiun yang sukses menjual batik motif pecel hingga bangadesh setelah merintis usaha batik selama enam tahun.
Kegemarannya membatik diawali saat diadakannya pelatihan membatik di rumah dinas wali kota Madiun.
"Saya mulai belajar membatik saat saya masih bertugas di Satpol PP Pemkot Madiun sekitar tahun 2010. Saat itu ada pelatihan membatik di rumah dinas wali kota yang diselenggarakan Disperindag Kota Madiun," ujar Murni, Senin (2/10/2017).
Seusai pelatihan, Murni semakin penasaran. Ia ingin mendalami belajar membatik yang baik. Akhirnya, untuk mendapatkan ilmu membatik, ibu tiga anak ini pergi ke Solo dan Yogyakarta yang merupakan gudangnya perajin batik untuk belajar.
Ia memanfaatkan waktu saat liburan selama setahun belajar di Solo dan Yogyakarta. Dari setahun berburu ilmu membatik, Murni memutuskan untuk belajar membatik di Balai Batik Yogyakarta.
Setelah belajar di balai itu, Kasi Pemerintahan di Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun ini ia mencoba memproduksi batik sendiri.
Editor : Redaksi