Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Moh. As’adul Anam Ketua PPIH Embarkasi Surabaya. SP/ SBY
Moh. As’adul Anam Ketua PPIH Embarkasi Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi Surabaya. Meski demikian, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya melarang para jemaah calon haji yang sedang menjalani karantina di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) untuk jajan sembarangan.

Hal tersebut berkaitan dengan standarisasi makanan yang sudah ditentukan oleh Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) yang juga memberikan jaminan agar konsumsi makanan jemaah tetap terkontrol. Sehingga, makanan di Asrama Haji yang diberikan untuk jemaah, seluruhnya sudah terverifikasi oleh BBKK. 

“Jemaah nggak boleh beli atau bawa makanan dari luar. Karena seluruh makanan yang dikonsumsi jemaah selama masa karantina, harus terverifikasi oleh BBKK,” ujar Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Moh. As’adul Anam, Minggu (26/04/2026).

Lebih lanjut, untuk mendukung standarisasi tersebut, PPIH Embarkasi Surabaya juga melarang warung yang biasa beroperasi di area asrama. “Supaya, jemaah ini juga nggak jajan sembarangan. Jemaah sebenarnya juga tidak boleh menerima makanan bawaan dari luar. Karena memang seluruh makanan yang berada di sini, harus terawasi oleh BBKK,” jelasnya.

Dan perlu diketahui, hingga hari ini PPIH Embarkasi Surabaya mencatat telah memberangkatkan 14 kelompok terbang (kloter) dengan total 5.252 jemaah, dan didampingi 62 petugas. Adapun, ribuan jemaah yang telah berangkat itu telah menerima Kartu Nusuk yang wajib dibawa dan dipakai selama berada di Tanah Suci. sb-06/dsy

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…