AS Bantah Peralat Pengungsi Suriah

surabayapagi.com
Juru bicara kemhan Rusia, Igor Konashenkov pada Jumat mengatakan, pengungsi yang tinggal di kamp Rukban di Suriah tenggara, secara efektif digunakan oleh Amerika Serikat (AS) untuk menjadi tameng bagi pangkalan militernya yang ada di dekat kota al-Tanf. WASHINGTON DC, John Robbinson. Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon membantah tudingan yang menyebut tentara pangkalan militer AS di Suriah menggunakan pengungsi sebagai perisai hidup. Tudingan tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia. Kamp Rukban di dekat perbatasan Yordania adalah rumah bagi setidaknya 60 ribu wanita dan anak-anak yang melarikan diri dari Raqqa dan Deir ez-Zor. Dalam pernyataannya, Konashenkov juga menyalahkan militer AS karena menghentikan konvoi kemanusiaan Suriah, PBB dan Yordania untuk mencapai penduduk kamp yang terjebak. Merespons hal ini, Kantor Urusan Publik CJTF-Operation Inherent Resolve, yang merupakan bagian dari CENTCOM, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (8/10), menegaskan, tudingan tersebut adalah salah besar dan sangat tidak berdasar. "Bukan hanya tuduhan palsu, pernyataan Mayor Jenderal Konashenkov mengenai orang-orang Suriah yang terlantar di Rukban sangat disayangkan, mengingat dia tahu kedua negara kita memiliki tujuan yang sama untuk mengalahkan ISIS di Suriah dan mengembalikan kehidupan di negara tersebut kembali normal," bunyi pernyataan tersebut. 04

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru