Arena Pertarungan di Mataraman

surabayapagi.com
Dilihat setelah PDIP melakukan deklarasi siapa bacagub dan bacawagub yang akan diusung untuk Pilgub Jatim 2018 mendatang. Ini akan menjadi arena pertarungan yang menarik. PDIP-PKB memunculkan Gus Ipul dan Abdullah Azwar Anas. Nanti ada Khofifah Indar Parawansa, juga akan ada muncul La Nyalla Matalitti. Sekarang dilihat, bila itu terjadi, wilayah Mataraman akan menjadi arena pertarungan yang sengit. Dapil 6,7, dan 8 menurutnya akan menjadi titik-titik krusial bagi kemenangan Cagub di Jawa Timur. Pemilihan Azwar Anas sebagai Cawagub dari PDI P ini merupakan langkah yang cerdas. Pasangan Gus Ipul dan Anas akan mampu bersaing di dapil 3 dan 4 yang selama ini selalu dikuasai oleh Khofifah. Selain itu, dapil 1 dan 5 juga akan relatif mampu diamankan. Karena, meskipun di dapil ini posisi Gus Ipul masih tertinggal dari Khofifah, tetapi keberhasilan Anas di Banyuwangi bisa menjadi tolak ukur. Sebab di dapil tersebut, pemilihnya cenderung sudah rasional dan cerdas. Apalagi saya lihat, PDI P, di Mataraman kan banyak sekali Kepala Daerah yang berasal dari PDI P. Jadi, bisa dibilang kalau Mataraman ini partainya ya PDI P. Tetapi, jangan lupa di wilayah Mataraman ini Muslimat juga mengakar kuat. Sementara kita tahu Khofifah ini basis massa terbesarnya ya dari Muslimat. Jadi disana akan jadi arena pertarungan yang sangat sengit. Apalagi saat ini Khofifah memiliki PR besar untuk memilih Cawagub yang tepat untuk mengalahkan pasangan Gus Ipul-Anas. Bisa dari kalangan Muhammadiyah. Tinggal pilih saja dari situ yang bisa bersinergi dan mengurus birokrasi. Kalau yang sudah berhasil mengubah wajah birokrasi di daerahnya dan dari unsur Muhammadiyah, kan ada Kang Yoto yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bojonegoro. Muhammadiyah ini di Jawa Timur kan juga sangat kuat, jumlahnya juga sangat banyak. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru