SURABAYAPAGI.COM, Berlin - Produsen mobil asal Jerman, Daimler, mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 1 juta mobil Mercedes-Benz di seluruh dunia. Tujuannya untuk menangani masalah yang tidak diinginkan terkait airbag.
Penarikan mencakup 495.000 unit di Amerika Serikat, 400.000 unit di Inggris, 76.000 unit Kanada dan sekitar ratusan ribu di Jerman. Rincian tersebut masih belum final, pihak Daimler masih melakukan penghitungan total di seluruh dunia, di mana salah satunya mungkin Indonesia.
Penarikan itu dilakukan karena masih ada beberapa komponen yang bisa menyebabkan kantung udara depan di sisi pengemudi mengembang tiba-tiba atau karena faktor yang tidak disengaja.
Menanggapi juru bicara Mercedes-Benz di Amerika Serikat mengatakan, sudah ada beberapa kasus terjadi, di mana sopir mengalami luka lecet atau memar ringan, karena masalah kantong udara.
Meski begitu, sampai saat ini tidak ada korban tewas yang dilaporkan, dan Daimler menyebut ini tidak terkait sama sekali dengan recall yang terjadi karena inflator airbag milik Takata, yang terjadi di seluruh dunia secara terus menerus.
Recall ini mencakup beberapa model Mercy, seperti A, B, C, dan E-Class, serta CLA, GLA dan GLC lansiran tahun 2012-2018, mengutip Autonews, Selasa (17/10/2017). (lx/kmp)
Editor : Redaksi