SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nanang Setyono alias Yono hanya bisa pasrah saat digelandang ke kantor polisi. Sebab, pria 41 tahun yang indekos di Jalan Bronggalan Sawah 6-A/74 Surabaya itu, terbukti mencuri dua HP. Yono mencurinya di sebuah warung kopi di Jalan Ploso Timut 6/1 Surabaya, Selasa dua pekan lalu. Kendati warung kopi itu tongkrongannya, namun Yono nekat melakukan pencurian itu. Alasannya klasik, yaitu untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
Pencurian itu bermula saat Yono memesan kopi di warung kopi (warkop) tersebut. Saat memesan itulah, Yono melihat Novan, penjaga warung sedang tertidur pulas di dalam kamar. Niat Yono untuk menyatroni kamar Novan akhirnya muncul. Yono lantas mendekati kamar itu. Agar tidak dicurigai, Yono terlebih dahulu duduk santai di samping pintu kamar. Tapi, mata Yono mengamati ke dalam kamar untuk melihat barang apa yang bisa dicuri.
Niat mencuri Yono semakin kuat, saat kedua matanya melihat dua HP yang tergeletak di samping Novan. Saat Novan sudah pulas dan ada kesempatan, Yono akhirnya mengambil dua HP itu. Setelah memasukkan dua HP itu ke dalam tas, Yono kemudian berjalan keluar warkop dengan santai agar tidak dicurigai.
Sebenarnya, ulah Yono awalnya sudah dicurigai Catur, teman Novan. Tapi Catur yang saat itu bertugas menjaga warkop, menepis kecurigaannya. Sebab, Yono memang sudah dikenal dan menjadi salah satu pelanggan warkop. Namun akhirnya, kecurigaan Catur terjawab saat Novan terbangun dan menanyakan keberadaan dua HP di sampingnya tadi. Catur pun meyakini, bahwa Yono lah pelakunya.
Novan dan Catur akhirnya melapor ke Polsek Tambaksari, karena telah kehilangan dua HP merk Oppo warna putih pink beserta dos bukunya dan sebuah handphone merek Samsung Galaxy J-5 warna hitam, juga beserta dos buku. "Dari laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan keberadaan pelaku," kata Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Farida Aryani, Rabu (18/10/2017).
Dan pada Sabtu (14/10/2017) kemarin, Yono berhasil dibekuk pada saat berada di pasar Pucang Surabaya. Yono diringkus bersama barang bukti pencuriannya. Dari penangkapan itulah terungkap bahwa Yono terpaksa mencuri karena terdesak kebutuhan. Sebab beberapa bulan terakhir, dia menjadi pengangguran. "Saya belum bayar kos dua bulan. Belum lagi buat makan sehari-hari. Saya terpaksa," aku Yono. bkr
Editor : Redaksi