SURABAYAPAGI.com-Lamongan, Mie Ayam memang sangat lekat dengan masyarakat dari berbagai kalangan. Siapa yang tak kenal makanan ini? Mie yang dihidangkan dengan potongan ayam, kuah bening, dengan sedikit sayur. Namun hal berbeda berada di daerah Paciran kota Lamongan. Mie Ayam disajikan dengan kuah soto dengan babat sebagai pengganti sayur merupakan hal yang berbeda.
Warung sederhana yang terletak di pinggir jalan raya menuju makam Sunan Drajat ini menyediakan beberapa menu makanan yang dapat dijumpai di warung pinggiran jalan. Yang membedakan warung “Tresno Kabeh” dengan warung pinggiran lainnya adalah cara menghidangkan mie ayamnya.
Mie ayam biasanya disajikan dengan mie yang dicampur dengan potongan ayam dan kuah bening, namun di warung “Tresno Kabeh” mie ayam disulap menjadi sangat berbeda. Mie ayam disajikan dengan kuah soto dan mengganti potongan ayam dengan potongan babat. Hal ini yang menjadikan mie ayam warung “Tresno Kabeh” menjadi lebih diminati.
Bagi para pelancong, menikmati mie ayam dengan kuah soto dan potongan babat merupakan hal yang baru.
“Baru pertama kali saya merasakan mie ayam soto dengan potongan babat ya di paciran ini, rasanya sangat berkelas,” Ujar Syafi’i salah satu penikmat mie ayam soto.
Harga dari satu porsi Mie Ayam soto babat ini sama halnya dengan harga mie ayam biasanya. Satu porsi Mie ayam dijual seharga delapan ribu rupiah. Sehingga tak heran jika Mie Ayam soto Babat warung “Tresno Kabeh” ini sangat diburu oleh para pelancong, maupun para peziarah Taman Wisata Religi Sunan Drajat.Mei/inn
Editor : Redaksi